Rumah terbakar saat ditinggal pergi ke kebun
Sabtu, 26 November 2016 11:24 WIB
Pemadam kebakaran menyemprotkan air kerumah yang terbakar. (ANTARA FOTO)
Baturaja (Antarasumsel.com) - Rumah Nyoman Durin, warga Desa Penilikan Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan ditinggal pergi menyadap karet, sepulangnya sudah rata dengan tanah karena seluruh bangunan dan isinya musnah terbakar.
Informasi dihimpun di lokasi kejadian, Jumat, satu unit rumah yang terbuat dari papan ludes terbakar berikut harta benda dilalap si jago merah saat ditinggal pemiliknya ke kebun, namun dari peristiwa itu tidak ada korban jiwa serta jumlah kerugian belum bisa diketahui.
"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB saat warga sedang shalat Jumat, begitu keluar masjid usai Jumatan terjadi kebakaran di Blok B Desa Penilikan, kami pun langsung ke lokasi namun sayangnya sudah tidak ada lagi barang bisa diselamatkan," kata Kepala Desa Penilikan, Ratmanto saat dikonfirmasi Jumat malam.
Menurut Ratmanto, setelah mendapat informasi terjadi kebakaran, langsung memberitahu semua warga untuk membantu memadamkan api.
"Tak ada korban jiwa, saat kejadian anak korban yang masih duduk di bangku SMP sedang main di rumah tetangganya,"kata Ratmanto.
Mengenai penyebab kebakaran, Ratmanto mengaku, pihaknya menduga hubungan arus pendek listrik.
Untuk meringankan beban keluarga korban lanjut dia, pihak pemerintah desa meminta bantuan warga untuk menyumbangkan pakain dan bahan makanan.
"Alhamdulillah semua perangkat desa dan BPD langsung bergerak untuk meminta sumbangan terhadap warga dan korban mendapat bantuan pakaian, selimut, serta bahan makanan, dan untuk sementara waktu korban masih dievakuasi ke rumah tetangga," ungkapnya.
Sementara itu saat petugas Pemadam Kebakaran dari Kecamatan Peninjauan tiba di lokasi kejadian, api sudah meluluh lantakan bangunan. katanya. ***4***
(T.M033/B/T007/T007) 25-11-2016 22:39:22
Informasi dihimpun di lokasi kejadian, Jumat, satu unit rumah yang terbuat dari papan ludes terbakar berikut harta benda dilalap si jago merah saat ditinggal pemiliknya ke kebun, namun dari peristiwa itu tidak ada korban jiwa serta jumlah kerugian belum bisa diketahui.
"Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB saat warga sedang shalat Jumat, begitu keluar masjid usai Jumatan terjadi kebakaran di Blok B Desa Penilikan, kami pun langsung ke lokasi namun sayangnya sudah tidak ada lagi barang bisa diselamatkan," kata Kepala Desa Penilikan, Ratmanto saat dikonfirmasi Jumat malam.
Menurut Ratmanto, setelah mendapat informasi terjadi kebakaran, langsung memberitahu semua warga untuk membantu memadamkan api.
"Tak ada korban jiwa, saat kejadian anak korban yang masih duduk di bangku SMP sedang main di rumah tetangganya,"kata Ratmanto.
Mengenai penyebab kebakaran, Ratmanto mengaku, pihaknya menduga hubungan arus pendek listrik.
Untuk meringankan beban keluarga korban lanjut dia, pihak pemerintah desa meminta bantuan warga untuk menyumbangkan pakain dan bahan makanan.
"Alhamdulillah semua perangkat desa dan BPD langsung bergerak untuk meminta sumbangan terhadap warga dan korban mendapat bantuan pakaian, selimut, serta bahan makanan, dan untuk sementara waktu korban masih dievakuasi ke rumah tetangga," ungkapnya.
Sementara itu saat petugas Pemadam Kebakaran dari Kecamatan Peninjauan tiba di lokasi kejadian, api sudah meluluh lantakan bangunan. katanya. ***4***
(T.M033/B/T007/T007) 25-11-2016 22:39:22
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Puluhan rumah di Pademangan terbakar, 380 jiwa kehilangan tempat tinggal
27 September 2026 12:26 WIB
Padamkan 80 hektare karhutla Bengkalis, Manggala Agni menginap di rumah warga
19 July 2026 12:02 WIB
Pemkab Muara Enim salurkan bantuan bagi korban kebakaran di kawasan Rumah Tumbuh
12 November 2025 17:13 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Polisi selidiki kecelakaan mobil tabrak fasilitas umum di Jalan Gatot Subroto
27 September 2026 17:04 WIB
Pertamina Hulu Rokan sinergi dengan Kejaksaan Agung kawal produksi sumur minyak
25 September 2026 20:10 WIB