Pemda harus bantu UMKM manfaatkan E-commerce
Kamis, 6 Oktober 2016 12:47 WIB
Ilustrasi - E-commerce. (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Ternate (ANTARA Sumsel) - Komisi III DPRD Maluku Utara (Malut) meminta kepada pemerintah daerah (pemda) setempat untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan e-commerce dalam mempromosikan dan memasarkan produknya.
"Salah satu permasalahan yang dihadapi UMKM di Malut selama ini adalah sulitnya akses pasar, untuk itu UMKM harus bisa memanfaatkan e-commerce dalam mengatasi kesulitan itu dengan bantuan dari pemda setempat," kata Anggota Komisi III DPRD Malut Irfan Umasugi di Ternate, Kamis.
Bantuan dari pemda di antaranya berupa peningkatan layanan jaringan internet diseluruh wilayah Malut, khususnya di setiap ibu kota kecamatan, selain itu memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada UMKM dalam mempromosikan atau memasarkan produknya melalui e-commerce.
Irfan Umasugi mengatakan, banyak produk UMKM di Malut yang memiliki potensi untuk di pasarkan melalui e-commerce, terutama produk kerajinan seperti kerajinan besi putih, kerajinab bambu cina, batik tubo dan batu bacan.
Selain itu, berbagai produk makanan dan minuman khas Malut, seperti sirup pala, selei pala, bagea kenari, makron kenari dan kamplang (kerupuk ikan) serta kripik pisang mulu bebek, yang bahan bakunya berupa pisang yang hanya ada di daerah ini.
"Kalau produk UMKM itu dipromosikan secara baik melalui e-commerce pasti akan banyak diminati, baik konsumen dalam maupun luar negeri, apalagi disertai pula dengan upaya dari UMKM untuk menghasilkan produk yang sesuai standar dan berkualitas," katanya.
Khusus kepada UMKM yang ingin mempromosikan dan memasarkan melalui e-commerce, hal penting lainnya yang harus menjadi perhatin mereka adalah kesesuaian kualitas antara yang dipromosikan dalam e-commerce dalam kondisi produk yang sebenarnya, selain itu ketepatan dalam memenuhi pesanan konsumen.
Menurut dia, sering terjadi konsumen yang memasan suatu produk melalui e-commerce, tetapi ketika produk sampai ternyata tidak sesuai dengan dipromosikan dan hal seperti ini pasti akan membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli lagi produk yang sama.
"Salah satu permasalahan yang dihadapi UMKM di Malut selama ini adalah sulitnya akses pasar, untuk itu UMKM harus bisa memanfaatkan e-commerce dalam mengatasi kesulitan itu dengan bantuan dari pemda setempat," kata Anggota Komisi III DPRD Malut Irfan Umasugi di Ternate, Kamis.
Bantuan dari pemda di antaranya berupa peningkatan layanan jaringan internet diseluruh wilayah Malut, khususnya di setiap ibu kota kecamatan, selain itu memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada UMKM dalam mempromosikan atau memasarkan produknya melalui e-commerce.
Irfan Umasugi mengatakan, banyak produk UMKM di Malut yang memiliki potensi untuk di pasarkan melalui e-commerce, terutama produk kerajinan seperti kerajinan besi putih, kerajinab bambu cina, batik tubo dan batu bacan.
Selain itu, berbagai produk makanan dan minuman khas Malut, seperti sirup pala, selei pala, bagea kenari, makron kenari dan kamplang (kerupuk ikan) serta kripik pisang mulu bebek, yang bahan bakunya berupa pisang yang hanya ada di daerah ini.
"Kalau produk UMKM itu dipromosikan secara baik melalui e-commerce pasti akan banyak diminati, baik konsumen dalam maupun luar negeri, apalagi disertai pula dengan upaya dari UMKM untuk menghasilkan produk yang sesuai standar dan berkualitas," katanya.
Khusus kepada UMKM yang ingin mempromosikan dan memasarkan melalui e-commerce, hal penting lainnya yang harus menjadi perhatin mereka adalah kesesuaian kualitas antara yang dipromosikan dalam e-commerce dalam kondisi produk yang sebenarnya, selain itu ketepatan dalam memenuhi pesanan konsumen.
Menurut dia, sering terjadi konsumen yang memasan suatu produk melalui e-commerce, tetapi ketika produk sampai ternyata tidak sesuai dengan dipromosikan dan hal seperti ini pasti akan membuat konsumen tidak tertarik untuk membeli lagi produk yang sama.
Pewarta : La Ode Aminuddin
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
E-commerce 2024: Dorong produkl okal hingga bantu UMKM tembus ekspor
21 December 2023 14:57 WIB, 2023
"Squid Game" acara paling populer hingga mengenal trigeminal neuralgia
14 October 2021 7:43 WIB, 2021
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025