Pengiriman pempek melalui Pos tembus 11 ton
Selasa, 14 Juni 2016 15:51 WIB
Pempek Palembang. (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pengiriman pempek melalui jasa PT Pos Indonesia menembus 11 ton terhitung 1-14 Juni 2016 atau meningkatkan pesat jika dibandingkan Ramadan tahun 2015.
Kepala Kantor Pos Besar Palembang Rodi Herawan di Palembang, Selasa, mengatakan, pada tahun lalu untuk satu bulan RamadHan hanya menembus tujuh ton tapi saat ini baru 10 hari puasa sudah menembus 11 ton.
"Kondisi ini dipengaruhi oleh mulai memasyarakatnya belanja `online`. Pembeli sudah mau tidak mesti melihat barangnya dulu untuk membeli," kata dia.
Ia mengemukakan, guna merespon tingginya minat konsumen ini, PT Pos Indonesia mengoperasikan satu untuk mobil lagi untuk mengambil pesanan ke mitra dagang, yakni pedagang UMKM hingga pedagang besar pempek seperti Vico, Beringin, Pak Raden, Candy, Tince dan lainnya.
"Jadi dua mobil yang saat ini dioperasikan," kata dia.
Ia menerangkan sejauh ini tujuan pengiriman sebagian besar ke kota-kota di Jabodetabek, Bandung, Semarang dan Surabaya.
Tingginya animo konsumen ini diperkirakan semakin meningkat menjelang Lebaran dan PT Pos Indonesia memprediksi bisa menembus 25 ton hingga akhir Ramadhan.
"Bagi konsumen yang ingin membeli pempek dapat dilakukan secepatnya karena PT Pos akan menutup pelayanan secara resmi pada H-3," kata dia.
Bisnis pempek "online" PT Pos Indonesia bertumbuh pesat hingga tiga kali lipat sejak mulai diluncurkan pada 2012, yakni dari 1-2 ton per bulan menjadi 6-7 ton per bulan pada 2015.
Pencapaian itu lantaran didongkrak peningkatan aktivitas berbelanja daring (online) di masyarakat sehingga bisnis pengiriman kuliner ini telah tumbuh 33 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Rodi menjelaskan, pempek yang dijual dalam layanan dari PT Pos berharga beragam, mulai dari kualitas sedang hingga kualitas tinggi yakni berkisar Rp180 ribu per kilogram (kg) hingga Rp450 ribu per kg dari merek ternama hingga pempek yang diproduksi industri rumah tangga di kawasan Sayangan.
Pemesanan pempek secara "online" itu dapat dilakukan melalui Kantor Pos dalam layanan pemesanan pempek secara `online` dengan diawali membuka http://www.galeripos.com/.
Pesanan akan tiba dalam satu hari jika pengiriman menggunakan jasa layanan Pos Express dan untuk menjamin daya tahan kuliner ini, PT Pos menggunakan teknologi kedap udara dalam proses pengemasan.
Kepala Kantor Pos Besar Palembang Rodi Herawan di Palembang, Selasa, mengatakan, pada tahun lalu untuk satu bulan RamadHan hanya menembus tujuh ton tapi saat ini baru 10 hari puasa sudah menembus 11 ton.
"Kondisi ini dipengaruhi oleh mulai memasyarakatnya belanja `online`. Pembeli sudah mau tidak mesti melihat barangnya dulu untuk membeli," kata dia.
Ia mengemukakan, guna merespon tingginya minat konsumen ini, PT Pos Indonesia mengoperasikan satu untuk mobil lagi untuk mengambil pesanan ke mitra dagang, yakni pedagang UMKM hingga pedagang besar pempek seperti Vico, Beringin, Pak Raden, Candy, Tince dan lainnya.
"Jadi dua mobil yang saat ini dioperasikan," kata dia.
Ia menerangkan sejauh ini tujuan pengiriman sebagian besar ke kota-kota di Jabodetabek, Bandung, Semarang dan Surabaya.
Tingginya animo konsumen ini diperkirakan semakin meningkat menjelang Lebaran dan PT Pos Indonesia memprediksi bisa menembus 25 ton hingga akhir Ramadhan.
"Bagi konsumen yang ingin membeli pempek dapat dilakukan secepatnya karena PT Pos akan menutup pelayanan secara resmi pada H-3," kata dia.
Bisnis pempek "online" PT Pos Indonesia bertumbuh pesat hingga tiga kali lipat sejak mulai diluncurkan pada 2012, yakni dari 1-2 ton per bulan menjadi 6-7 ton per bulan pada 2015.
Pencapaian itu lantaran didongkrak peningkatan aktivitas berbelanja daring (online) di masyarakat sehingga bisnis pengiriman kuliner ini telah tumbuh 33 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Rodi menjelaskan, pempek yang dijual dalam layanan dari PT Pos berharga beragam, mulai dari kualitas sedang hingga kualitas tinggi yakni berkisar Rp180 ribu per kilogram (kg) hingga Rp450 ribu per kg dari merek ternama hingga pempek yang diproduksi industri rumah tangga di kawasan Sayangan.
Pemesanan pempek secara "online" itu dapat dilakukan melalui Kantor Pos dalam layanan pemesanan pempek secara `online` dengan diawali membuka http://www.galeripos.com/.
Pesanan akan tiba dalam satu hari jika pengiriman menggunakan jasa layanan Pos Express dan untuk menjamin daya tahan kuliner ini, PT Pos menggunakan teknologi kedap udara dalam proses pengemasan.
Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kilang Pertamina Plaju salurkan 1.000 paket sembako murah bagi warga prasejahtera
30 April 2026 15:54 WIB
Pemkab OKU Timur salurkan bantuan nutrisi untuk pasien TBC di empat Puskesmas
21 April 2026 13:50 WIB
Niat menolong korban kecelakaan, polisi Ogan Ilir malah temukan 17 paket sabu
03 April 2026 6:44 WIB
Oknum kurir ojek online di Palembang cabuli siswa SD, ditangkap polisi lewat jebakan paket
04 March 2026 18:08 WIB
Pemkot Palembang subsidi Rp10 Ribu per paket sembako di pasar murah Ramadhan
25 February 2026 10:45 WIB
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB