Wagub: santri harus mampu bersaing pada globalisasi
Senin, 30 Mei 2016 11:16 WIB
Wakil gubernur Sumsel Ishak Mekki (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Ishak Mekki mengatakan santri harus mampu bersaing pada era globalisasi sehingga ilmu yang dipelajari di pondok pesantren harus dikembangkan lagi.
"Jadi santri diharapkan bukan hanya mempelajari ilmu agama saja, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya," kata Wagub saat menghadiri wisuda santri Ponpes Ma`had Izzatuna Tanjung Api Api, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Minggu.
Menurut dia, para santri dan santriwati yang telah diwisuda untuk dapat terus meningkatkan lagi ke jenjang pendidikan yang lebih supaya menghasilkan siswa-siswi yang berkualitas dan mampu bersaing.
"Ini adalah salah satu modal dasar bagi anak-anak untuk meningkatkan kegiatan di bidang pendidikan khususnys keagamaan," ujar dia.
Dia mengatakan di masa kini dan datang bahwa santriwan-santriwati jangan merasa puas dengan hasil yang telah dicapai karena tantangan dimasa mendatang sangat besar.
"Apalagi kita saat ini akan memasuki era globalisasi sehingga tantangan semakin berat,"ujarnya.
Dia mengatakan dalam masuki Masyarakat Ekonomi Asean sehingga harus mampu bersaing.
Oleh karena itu, katanya, perlu meningkatkan kemampuan dan kredibilitas diri sehingga mampu menghadapi tantangan kehudupan.
Memang, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Sumsel selalu memperhatikan pendidikan di segala bidang termasuk agama dengan melakukan pembinaan pada guru dan para santri, ujar dia.
Hal ini karena pendidikan cukup penting sehingga itu harus terus diperhatikan, kata dia.
"Jadi santri diharapkan bukan hanya mempelajari ilmu agama saja, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya," kata Wagub saat menghadiri wisuda santri Ponpes Ma`had Izzatuna Tanjung Api Api, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Minggu.
Menurut dia, para santri dan santriwati yang telah diwisuda untuk dapat terus meningkatkan lagi ke jenjang pendidikan yang lebih supaya menghasilkan siswa-siswi yang berkualitas dan mampu bersaing.
"Ini adalah salah satu modal dasar bagi anak-anak untuk meningkatkan kegiatan di bidang pendidikan khususnys keagamaan," ujar dia.
Dia mengatakan di masa kini dan datang bahwa santriwan-santriwati jangan merasa puas dengan hasil yang telah dicapai karena tantangan dimasa mendatang sangat besar.
"Apalagi kita saat ini akan memasuki era globalisasi sehingga tantangan semakin berat,"ujarnya.
Dia mengatakan dalam masuki Masyarakat Ekonomi Asean sehingga harus mampu bersaing.
Oleh karena itu, katanya, perlu meningkatkan kemampuan dan kredibilitas diri sehingga mampu menghadapi tantangan kehudupan.
Memang, lanjut dia, Pemerintah Provinsi Sumsel selalu memperhatikan pendidikan di segala bidang termasuk agama dengan melakukan pembinaan pada guru dan para santri, ujar dia.
Hal ini karena pendidikan cukup penting sehingga itu harus terus diperhatikan, kata dia.
Pewarta :
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Sumsel minta pemkab/pemkot bersiap dengan aturan belanja pegawai di 2027
16 April 2026 16:34 WIB
Pemkab Banyuasin optimalkan Lahan Cetak Sawah Rakyat guna perkuat ketahanan pangan
27 March 2026 14:24 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Dokter: Penggunaan insulin bantu kendalikan kadar gula darah dan cegah komplikasi
03 May 2026 7:51 WIB
Hari Pendidikan Nasional: Kilang Pertamina Plaju dorong literasi energi generasi muda
02 May 2026 20:46 WIB
Penerimaan siswa Sekolah Unggul Garuda Transformasi di kampus dunia naik 150 persen
02 May 2026 9:20 WIB
Perkuat potensi perempuan, Kilang Plaju gelar pelatihan personal branding "Kartini Masa Kini"
24 April 2026 10:52 WIB