Siswa optimis UN dengan komputer lebih mudah
Kamis, 23 April 2015 16:47 WIB
Siswa SMP simulasi UN dengan komputer (Foto: antarasumsel.com/Fenny Selly)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Palembang
menyatakan Optimis bisa melalui Ujian Nasional berbasis komputer dengan
lebih mudah dibandingkan ujian manual menggunakan kertas.
"Tadi ketika simulasi bisa 45 menit lebih cepat, selain itu praktis," kata Dea, siswa yang baru saja mengikuti simulasi UN berbasis computer atau Computer Based Test (CBT) di Palembang, Kamis.
Tanggapan positif siswa ini dijadikan pemacu bagi SMPN 1 Palembang sebagai satu-satunya penyelenggara UN CBT SMP di Sumatera Selatan.
"Kami juga sempat menyediakan angket pada peserta, dan sejauh ini tanggapan anak-anak sangat positif," kata Ketua Pelaksana Ujian Nasional CBT SMPN 1, Yanti Pratiwi.
Menurut dia, bila pelaksanaan UN berbasis komputer ini sukses, diharapkan SMPN 1 bisa menjadi contoh dan membantu SMP lain di Palembang untuk melakukan hal serupa.
"UN berbasis komputer ini sangat efisien dan menghemat waktu, serta ujian dengan hasil bersih tanpa adanya kemungkinan kecurangan," ungkapnya.
Ia menilai, UN seperti sekarang terbukti kejujuran siswa, sehingga bila mampu mempertahankan prestasi sebagai sekolah peraih rata-rata UN tertinggi dengan sistem seperti ini akan jadi kebanggaan tersendiri.
Sejauh ini untuk pelaksanaan UN pada Mei mendatang sekolah telah menyediakan 85 unit komputer dengan 11 cadangan yang terbagi dalam tiga lokal.
Masing-masing ruangan dijaga prokton dan asisten serta satu orang teknisi yang ahli di bidang komputer.
Sementara untuk kemungkinan masalah listrik, sekolah sudah melayangkan surat dan proposal kepada pihak PLN setempat untuk tidak memadamkan listrik pada saat Ujian Nasional berlangsung.
"Kebetulan ketua komite orang PLN memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan itu," kata Yanti.
"Tadi ketika simulasi bisa 45 menit lebih cepat, selain itu praktis," kata Dea, siswa yang baru saja mengikuti simulasi UN berbasis computer atau Computer Based Test (CBT) di Palembang, Kamis.
Tanggapan positif siswa ini dijadikan pemacu bagi SMPN 1 Palembang sebagai satu-satunya penyelenggara UN CBT SMP di Sumatera Selatan.
"Kami juga sempat menyediakan angket pada peserta, dan sejauh ini tanggapan anak-anak sangat positif," kata Ketua Pelaksana Ujian Nasional CBT SMPN 1, Yanti Pratiwi.
Menurut dia, bila pelaksanaan UN berbasis komputer ini sukses, diharapkan SMPN 1 bisa menjadi contoh dan membantu SMP lain di Palembang untuk melakukan hal serupa.
"UN berbasis komputer ini sangat efisien dan menghemat waktu, serta ujian dengan hasil bersih tanpa adanya kemungkinan kecurangan," ungkapnya.
Ia menilai, UN seperti sekarang terbukti kejujuran siswa, sehingga bila mampu mempertahankan prestasi sebagai sekolah peraih rata-rata UN tertinggi dengan sistem seperti ini akan jadi kebanggaan tersendiri.
Sejauh ini untuk pelaksanaan UN pada Mei mendatang sekolah telah menyediakan 85 unit komputer dengan 11 cadangan yang terbagi dalam tiga lokal.
Masing-masing ruangan dijaga prokton dan asisten serta satu orang teknisi yang ahli di bidang komputer.
Sementara untuk kemungkinan masalah listrik, sekolah sudah melayangkan surat dan proposal kepada pihak PLN setempat untuk tidak memadamkan listrik pada saat Ujian Nasional berlangsung.
"Kebetulan ketua komite orang PLN memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan pihak perusahaan itu," kata Yanti.
Pewarta : Oleh Fenny Selli
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semua bandara Jerman alami gangguan komputer, cek data penumpang terkendala
04 January 2025 10:20 WIB, 2025
Prabowo tak terima Indonesia tak bisa produksi mobil-motor-komputer sendiri
09 November 2024 10:12 WIB, 2024
3.347 pelamar CPNS Kemenkumham Sumsel berjuang masuk 41 kuota penjaga tahanan
02 November 2024 0:19 WIB, 2024
Penyidik Kejati sita dokumen dan komputer dari Kantor Dinas Pertanian Sumsel
19 July 2022 15:10 WIB, 2022
Terpopuler - Berita Palembang
Lihat Juga
Cegah dampak kabut asap, Lapas Perempuan Palembang bagikan 100 paket roti dan masker
13 September 2026 16:37 WIB
Disdik Sumsel evaluasi pembelajaran jarak jauh tingkat SMA terkait kabut asap
12 September 2026 19:16 WIB