Dinas PU Sumsel perketat pengawasan pegawai
Rabu, 11 Februari 2015 12:59 WIB
Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas PU Pengairan Sumatera Selatan memperketat pengawasan terhadap para pegawai dengan menerapkan sistem kunci elektronik satu pintu.
Kepala Dinas PU Pengairan Sumsel Syamsul Bahri usai peresmian program kunci elektronik satu pintu di Palembang, Rabu mengatakan, nantinya pegawai dalam jajaran PU Pengairan tidak bisa masuk bila belum memiliki kartu identitas khusus.
Jadi bila ingin masuk kantor harus memiliki kartu khusus yang dimiliki pegawai tersebut, kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, sistem satu pintu itu dengan memasang alat khusus di setiap pintu yang hanya bisa dibuka dengan menggunakan kartu identitas pegawai Dinas PU Pengairan Sumsel.
Kesemuanya itu dilakukan untuk mengawasi para pegawai dalam jajaran PU Pengairan, katanya.
Apalagi pihaknya saat ini terus meningkatkan disiplin para pegawai supaya kinerja lebih maksimal.
Yang jelas, dengan menggunakan satu pintu itu keberadaan pegawai dapat dipantau.
Sementara mengenai tamu yang akan datang bila penting tidak bisa masuk ke ruangan.
Yang jelas, disiplin pegawai harus ditingkatkan termasuk dalam penerimaan tamu.
Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan, memang seluruh pegawai dituntut bekerja maksimal apalagi pihaknya telah memberikan tunjangan penghasilan pegawai.
Menurut dia, dengan adanya program sistem satu pintu ini juga bisa jadi alat pengendalian pegawai karena tidak sembarang orang bisa masuk ke kantor Dinas PU Pengairan, kecuali pegawai dan tamu yang memang mempunyai kepentingan.
Selain itu dengan adanya sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kedisplinan dari semua pegawai, ujar dia.
Yang jelas, bukan hanya masuk kerja untuk tetapi juga lebih produktif dalam bekerja dan juga dapat dijadikan contoh dinas lain di Sumsel.
Sementara, pegawai Dinas PU Pengairan Sumsel saat ini berjumlah 400 orang, katanya.
Kepala Dinas PU Pengairan Sumsel Syamsul Bahri usai peresmian program kunci elektronik satu pintu di Palembang, Rabu mengatakan, nantinya pegawai dalam jajaran PU Pengairan tidak bisa masuk bila belum memiliki kartu identitas khusus.
Jadi bila ingin masuk kantor harus memiliki kartu khusus yang dimiliki pegawai tersebut, kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, sistem satu pintu itu dengan memasang alat khusus di setiap pintu yang hanya bisa dibuka dengan menggunakan kartu identitas pegawai Dinas PU Pengairan Sumsel.
Kesemuanya itu dilakukan untuk mengawasi para pegawai dalam jajaran PU Pengairan, katanya.
Apalagi pihaknya saat ini terus meningkatkan disiplin para pegawai supaya kinerja lebih maksimal.
Yang jelas, dengan menggunakan satu pintu itu keberadaan pegawai dapat dipantau.
Sementara mengenai tamu yang akan datang bila penting tidak bisa masuk ke ruangan.
Yang jelas, disiplin pegawai harus ditingkatkan termasuk dalam penerimaan tamu.
Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman mengatakan, memang seluruh pegawai dituntut bekerja maksimal apalagi pihaknya telah memberikan tunjangan penghasilan pegawai.
Menurut dia, dengan adanya program sistem satu pintu ini juga bisa jadi alat pengendalian pegawai karena tidak sembarang orang bisa masuk ke kantor Dinas PU Pengairan, kecuali pegawai dan tamu yang memang mempunyai kepentingan.
Selain itu dengan adanya sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan kedisplinan dari semua pegawai, ujar dia.
Yang jelas, bukan hanya masuk kerja untuk tetapi juga lebih produktif dalam bekerja dan juga dapat dijadikan contoh dinas lain di Sumsel.
Sementara, pegawai Dinas PU Pengairan Sumsel saat ini berjumlah 400 orang, katanya.
Pewarta : Oleh Ujang Idrus
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian PU percepat pemulihan infrastruktur di Sumatera, jalan nasional berfungsi 100 persen
19 April 2026 9:09 WIB
Hadapi Godzilla El Nino, Kementerian PU siapkan 400 pompa air untuk pertanian
11 April 2026 19:51 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo bersumpah tidak tahu menahu soal perkara APBN yang diusut Kejaksaan
11 April 2026 7:23 WIB
Update kesiapan Mudik 2026: Jalan nasional mantap 93,5 persen, 10 tol fungsional
12 March 2026 11:24 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Petugas gunakan menara api setinggi 32 meter pantau karhutla 24 jam di Musi Banyuasin
30 September 2026 19:38 WIB
Kabupaten OKI optimalkan Rp20 miliar Banpres untuk perkuat penanganan karhutla
30 September 2026 12:54 WIB