Warga OKU tutupi lobang jalan dengan batang pisang
Selasa, 31 Desember 2013 21:08 WIB
Warga tanam batang pisang menutupi jalan berlubang, karena tidak diperbaiki (Foto Antarasumsel.com/13/E Permana)
Baturaja (ANTARA Sumsel) - Warga Batukuning Kecamatan Baturaja Barat, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memasang batang pisang menutupi lobang di pinggir jalan Lintas Sumatera di sekitar desa setempat guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pemasangan batang pisang tersebut, karena sering terjadi kecelakaan kendaraan roda dua maupun empat terjerumus ke lubang yang tergenang air akibat hujan, kata Farman, warga setempat di Baturaja, Selasa.
"Sengaja kami tanam pohon pisang sebagai tanda agar kendaraan tidak terjebak lubang, sebab bukan sekali dua kali kendaraan terjatuh akibat melewati lubang yang cukup dalam tidak terlihat tergenang air hujan," kata Farman.
Dia mengungkapkan, seperti kejadian pada Sabtu (28/12) malam kecelakaan tunggal di wilayah Baturaja, karena lobang tergenang air hujan yang mengakibatkan satu nyawa melayang akibat kejadian tersebut.
"Korban yang tewas itu pengendara motor masuk ke lubang tertutup air," ungkapnya.
Teddy, warga lainnya mengatakan mereka sudah pernah melakukan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) agar jalan tersebut diperbaiki, namun hingga saat ini tidak ada realisasi.
Alasan pemerintah setempat tidak memperbaiki jalan tersebut, karena merupakan jalan provinsi sehingga pemerintah daerah tidak punya kewenangan untuk melakukan perbaikan.
"Harapan kami ke depan jalan ini segera diperbaiki, sehingga menjadi lancar dan pengguna aman dan nyaman berkendaraan," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemkab OKU saat dikonfirmasi masalah tersebut tidak dapat dihubungi.(E Permana)
Pemasangan batang pisang tersebut, karena sering terjadi kecelakaan kendaraan roda dua maupun empat terjerumus ke lubang yang tergenang air akibat hujan, kata Farman, warga setempat di Baturaja, Selasa.
"Sengaja kami tanam pohon pisang sebagai tanda agar kendaraan tidak terjebak lubang, sebab bukan sekali dua kali kendaraan terjatuh akibat melewati lubang yang cukup dalam tidak terlihat tergenang air hujan," kata Farman.
Dia mengungkapkan, seperti kejadian pada Sabtu (28/12) malam kecelakaan tunggal di wilayah Baturaja, karena lobang tergenang air hujan yang mengakibatkan satu nyawa melayang akibat kejadian tersebut.
"Korban yang tewas itu pengendara motor masuk ke lubang tertutup air," ungkapnya.
Teddy, warga lainnya mengatakan mereka sudah pernah melakukan usulan kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) agar jalan tersebut diperbaiki, namun hingga saat ini tidak ada realisasi.
Alasan pemerintah setempat tidak memperbaiki jalan tersebut, karena merupakan jalan provinsi sehingga pemerintah daerah tidak punya kewenangan untuk melakukan perbaikan.
"Harapan kami ke depan jalan ini segera diperbaiki, sehingga menjadi lancar dan pengguna aman dan nyaman berkendaraan," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Pemkab OKU saat dikonfirmasi masalah tersebut tidak dapat dihubungi.(E Permana)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jasamarga terus perbaiki jalan berlubang akibat banjir di jalan Tol Jakarta-Cikampek
31 January 2026 9:14 WIB
Terpopuler - Warta Bumi
Lihat Juga
Pemprov Sumsel-Icraf luncurkan aplikasi SiAlam permudah akses perhutanan sosial
10 December 2025 18:10 WIB