Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Sumatera Selatan periode Januari-Juni 2013 mencapai 2,05 miliar dolar AS atau turun dibanding periode yang sama 2012 mencapai 2,31 miliar dolar AS.

Kepala BPS Sumsel Bachdi Ruswana di Palembang, Senin, mengatakan total nilai ekspor Januari-Juni 2013 tersebut terdiri atas minyak dan gas (migas) 320,58 juta dolar dan nonmigas mencapai 1,73 miliar dolar.    

Ia mengatakan, secara keseluruhan nilai ekspor Sumsel periode Januari-Juni 2013 mengalami penurunan dibandingkan periode bulan sama tahun sebelumnya, karena beberapa jenis komoditas andalan terjadi penurunan seperti karet, minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan batu bara.

Di samping itu, kata dia, nilai ekspor migas juga mengalami penurunan dari 330,75 juta dolar AS periode Januari-Juni 2012, menjadi hanya 320,58 juta dolar AS pada bulan Januari-Juni 2013.

"Khusus nilai ekspor nonmigas Sumsel periode Januari-Juni 2013 tercatat 1,73 miliar dolar AS,  juga mengalami penurunan dibandingkan dengan periode bulan sama tahun 2012 mencapai 1,98 miliar dolar AS," katanya.

Ia menjelaskan, turunnya nilai devisa ekspor nonmigas Sumsel itu antara lain karena hasil beberapa komoditas andalan merosot seperti karet, batu bara dan CPO termasuk produk turunannya.

Nilai ekspor karet Sumsel periode Januari-Juni 2013 tercatat 1,44 miliar dolar AS, atau turun dibandingkan periode bulan sama tahun 2012 mencapai 1,62 miliar dolar, disusul CPO dan produk turunannya dari 161,14 juta dolar (Januari-Juni 2012), turun menjadi 98,25 juta dolar (Januari-Juni 2013).

Berikutnya nilai ekspor batu bara dari 131,39 juta dolar (Januari-Juni 2012) menjadi 74,99 juta dolar (Januari-Juni 2013), serta produk kayu 15,24 juta dolar (Januari-Juni 2012) menjadi 14,34 juta dolar (Januari-Juni 2013).

Baehdi mengatakan, Sumsel sekarang ini memiliki tujuh komoditas andalan ekspor nonmigas yaitu karet, batu bara, produk kayu, udang, kopi, minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya serta teh di samping sejumlah komoditas lainnya.

"Sementara dari total ekspor nonmigas Sumsel Januari-Juni 2013 mencapai 1,73 miliar dolar AS itu, ketujuh komoditas andalan tersebut berhasil menyumbang 1,64 miliar dolar AS," katanya.

Ekspor Sumsel periode Januari-Juni 2013 menurut negara tujuan utama adalah ke Amerika Serikat, Malaysia, dan China masing-masing mencapai 457,31 juta dolar, 382,84 juta dolar dan 335,08 juta dolar AS dan dengan peranan ketiganya mencapai 57,07 persen dari total ekspor.

Selanjutnya, ekspor Sumsel periode Januari-Juni 2013  menurut negara tujuan Uni Eropa mencapai 238,04 juta dolar, atau 11,56 persen dari total ekspor.

"Sedangkan ekspor ke negara ASEAN mencapai 443,98 juta dolar, atau 21,56 persen dari total ekspor," katanya.