
Pemprov Sumsel dorong pelaku usaha muda jadi eksportir

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong pelaku usaha muda di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat menjadi eksportir dengan menjajaki perluasan pasar produknya di beberapa negara potensial.
"Pelaku usaha muda didorong menjadi eksportir dengan memanfaatkan potensi daerah dan mengolahnya menjadi komoditas unggulan yang diminati pasar luar negeri," kata Sekretaris Daerah Sumsel Edward Chandra di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan, provinsi ini memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan peternakan yang bisa diolah menjadi komoditas unggulan ekspor.
Pelaku usaha muda di daerah ini memiliki kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan potensi daerah serta membuat berbagai produk olahan yang memiliki nilai ekonomi dan kualitas tinggi.
Kemampuan pelaku usaha muda dalam mengolah potensi daerah ini didorong untuk berkembang sehingga mampu menghasilkan komoditas yang bisa menembus pasar luar negeri.
Selain kopi, karet, kelapa, santan kelapa, gula aren, saat ini pelaku usaha muda daerah ini telah mampu mengekspor makanan khas daerah kerupuk kemplang (produk olahan dari ikan) ke Taiwan dan Singapura walaupun masih skala kecil puluhan ton.
Kemudian, dalam setahun terakhir sejumlah pelaku usaha muda Palembang yang mengolah produk unggas memenuhi permintaan telur ayam dari mitra usahanya di Singapura.
Program pembinaan terhadap pelaku usaha muda memanfaatkan potensi daerah dan menghasilkan produk olahan yang mampu menembus pasar ekspor akan terus dikembangkan.
Pengembangan pembinaan pelaku usaha muda itu selaras dengan program Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wagub Cik Ujang lima tahun ke depan mencetak 100.000 pelaku usaha muda sukses (Sultan Muda), jelas Sekda Edward.
Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru menjelaskan Program 100.000 Sultan Muda untuk menciptakan pengusaha muda dalam menggeliatkan ekonomi daerah.
Program Sultan Muda ditujukan bagi individu berusia 17 hingga 40 tahun yang telah menjalankan usaha atau memiliki ide bisnis berdampak positif meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, kata Gubernur Sumsel.
Pewarta: Yudi Abdullah
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
