Pertamina siap penuhi kebutuhan bbm dan elpiji jelang lebaran
Kamis, 25 Juli 2013 21:17 WIB
General Manager Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II, Ageng Giriyono (Foto Antarasumsel.com/13/Awi)
Palembang (ANTARA Sumsel) - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II siap memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dan elpiji masyarakat menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah pada 8-9 Agustus 2013.
"Kami siap untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dan elpiji bagi masyarakat," kata General Manager Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II, Ageng Giriyono seusai apel satgas menandai kesiapan perusahaan minyak itu melayani konsumen pada lebaran di Palembang, Kamis.
Menurut dia, untuk memastikan pendistribusian BBM dan elpiji kepada masyarakat pada lebaran nanti Pertamina sudah membentuk tim satgas yang mulai bertugas pada 24 Juli 2013 sampai dengan 24 Agustus 2013.
Tim satgas itu bertugas melaporkan stok dan kondisi operasional suplai dan distribusi BBM dan elpiji, kemudian memantau, mengawasi dan menugaskan agar pelayanan penyaluran kepada masyarakat berjalan lancar.
Selanjutnya memantau kelancaran kegiatan dan penyaluran BBM dan elpiji kepada lembaga penyalur dan kegiatan lain yang diperlukan sesuai surat perintah satgas.
Pada apel satgas itu juga dilakukan pelepasan mobil tangki BBM dan truk elpiji sebagai tanda kesiapan perusahaan itu dalam melayani kebutuhan di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).
Ia mengatakan, Sumatera bagian Selatan adalah titik penting di dalam peta jalur mudik.
Pelabuhan Bakauheni yang berada di Lampung merupakan pintu masuk dan keluar yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
Demikian juga, jalur lintas Sumatera yang melewati Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi merupakan urat nadi menghubungkan kota-kota di Pulau Sumatera, karena itu pihaknya menekankan kepada tim satgas untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas dan tentunya mengutamakan aspek keselamatan, ujarnya.
Pertamina juga menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji menjelang dan setelah Idul Fitri antara lain stok built up BBM di SPBU dan stok built up tabung di agen dan pangkalan elpiji.
Kemudian menambah jam operasi terminal BBM dan terminal elpiji dari 8 jam sampai dengan 16 jam per hari dan maksimal 24 jam per hari, katanya.
"Kami siap untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak dan elpiji bagi masyarakat," kata General Manager Pertamina (Persero) Marketing Operation Region II, Ageng Giriyono seusai apel satgas menandai kesiapan perusahaan minyak itu melayani konsumen pada lebaran di Palembang, Kamis.
Menurut dia, untuk memastikan pendistribusian BBM dan elpiji kepada masyarakat pada lebaran nanti Pertamina sudah membentuk tim satgas yang mulai bertugas pada 24 Juli 2013 sampai dengan 24 Agustus 2013.
Tim satgas itu bertugas melaporkan stok dan kondisi operasional suplai dan distribusi BBM dan elpiji, kemudian memantau, mengawasi dan menugaskan agar pelayanan penyaluran kepada masyarakat berjalan lancar.
Selanjutnya memantau kelancaran kegiatan dan penyaluran BBM dan elpiji kepada lembaga penyalur dan kegiatan lain yang diperlukan sesuai surat perintah satgas.
Pada apel satgas itu juga dilakukan pelepasan mobil tangki BBM dan truk elpiji sebagai tanda kesiapan perusahaan itu dalam melayani kebutuhan di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).
Ia mengatakan, Sumatera bagian Selatan adalah titik penting di dalam peta jalur mudik.
Pelabuhan Bakauheni yang berada di Lampung merupakan pintu masuk dan keluar yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
Demikian juga, jalur lintas Sumatera yang melewati Provinsi Sumatera Selatan, Bengkulu dan Jambi merupakan urat nadi menghubungkan kota-kota di Pulau Sumatera, karena itu pihaknya menekankan kepada tim satgas untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas dan tentunya mengutamakan aspek keselamatan, ujarnya.
Pertamina juga menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji menjelang dan setelah Idul Fitri antara lain stok built up BBM di SPBU dan stok built up tabung di agen dan pangkalan elpiji.
Kemudian menambah jam operasi terminal BBM dan terminal elpiji dari 8 jam sampai dengan 16 jam per hari dan maksimal 24 jam per hari, katanya.
Pewarta : Oleh: Susilawati
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pusri Palembang salurkan bantuan kebutuhan pokok korban kebakaran Kelurahan 1 Ilir
13 May 2026 12:14 WIB
Pemkab OKU Selatan dirikan dapur umum untuk korban banjir di Desa Simpang Sender
01 April 2026 20:43 WIB
Bulog OKU salurkan bantuan pangan 966 ton beras dan 193 ribu liter minyak goreng
18 March 2026 20:31 WIB
Bulog pastikan pasokan pangan di OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan aman untuk lima bulan ke depan
13 March 2026 19:01 WIB