Google beri penghargaan enam inovator Indonesia
Rabu, 3 Juli 2013 18:58 WIB
Google (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Jakarta (ANTARA Sumsel) – Perusahaan raksasa bertaraf dunia Google bekerja sama dengan Ogivly & Mather untuk mengadakan ajang penghargaan Inovasi Indonesia (Indonesia Innovates), penghargaan kepada inovator Indonesia yang mereka akui sebagai “Pahlawan Inovasi Indonesia†yang turut menumbuhkan ekonomi kreatif bangsa.
Pada ajang kali ini terdapat enam inovator yang mendapatkan pengakuan itu, mereka adalah La Spina, sebuah perusahaan sepatu dan tas di Indonesia; Ruma, sistem online bagi para pengusaha kecil; Mitra Netra, yayasan yang didedikasikan untuk pendidikan tuna netra; Nebeng.com, situs alternatif sarana transportasi; Batik Fractal, sarana pelestarian batik Indonesia; dan NulisBuku.com, komunitas online bagi para penulis.
Bentuk pengakuan yang diinisiatifkan Inovasi Indonesia tersebut ditujukan untuk menjalin sebuah kemitraan yang memberi peluang bagi pertumbuhan budaya kreativitas yang ada di Indonesia.
“Inisiatif ini sangat positif dan sejalan dengan salah satu misi kementerian kami. Lewat sarana internet, mereka berhasil memperkenalkan produk dan kreativitasnya ke mayarakat luas,†ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Mari Elka Pangestu saat membuka ajang ini di Shangrila Hotel Jakarta, Rabu (3/7).
Mari Elka Pangestu berharap keenam inovator itu dapat menjadi contoh dan membuka jalan bagi bibit-bibit kreatif lainnya untuk dapat lebih menyemarakkan industri dan budaya kreatif yang di Indonesia.
Diakui oleh Rudy Ramawy, Country Head Google Indonesia, “Potensi perekonomian yang luar biasa dari internet memiliki peranan penting. Dengan adanya internet, para inovator muda dapat terus terinspirasi dan mengembangkan diri untuk terus berupaya menciptakan produk-produk kreatif yang dimilikinya.†(gf/mp)
Pada ajang kali ini terdapat enam inovator yang mendapatkan pengakuan itu, mereka adalah La Spina, sebuah perusahaan sepatu dan tas di Indonesia; Ruma, sistem online bagi para pengusaha kecil; Mitra Netra, yayasan yang didedikasikan untuk pendidikan tuna netra; Nebeng.com, situs alternatif sarana transportasi; Batik Fractal, sarana pelestarian batik Indonesia; dan NulisBuku.com, komunitas online bagi para penulis.
Bentuk pengakuan yang diinisiatifkan Inovasi Indonesia tersebut ditujukan untuk menjalin sebuah kemitraan yang memberi peluang bagi pertumbuhan budaya kreativitas yang ada di Indonesia.
“Inisiatif ini sangat positif dan sejalan dengan salah satu misi kementerian kami. Lewat sarana internet, mereka berhasil memperkenalkan produk dan kreativitasnya ke mayarakat luas,†ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Mari Elka Pangestu saat membuka ajang ini di Shangrila Hotel Jakarta, Rabu (3/7).
Mari Elka Pangestu berharap keenam inovator itu dapat menjadi contoh dan membuka jalan bagi bibit-bibit kreatif lainnya untuk dapat lebih menyemarakkan industri dan budaya kreatif yang di Indonesia.
Diakui oleh Rudy Ramawy, Country Head Google Indonesia, “Potensi perekonomian yang luar biasa dari internet memiliki peranan penting. Dengan adanya internet, para inovator muda dapat terus terinspirasi dan mengembangkan diri untuk terus berupaya menciptakan produk-produk kreatif yang dimilikinya.†(gf/mp)
Pewarta :
Editor : AWI-SEO&Digital Ads
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
26 sekolah di Kabupaten OKU Timur terpilih jadi kandidat Sekolah Rujukan Google
18 November 2025 10:42 WIB
Nadiem segera naik status ke penyidikan, KPK masih kumpulkan bukti terkait korupsi Google Cloud
07 August 2025 6:56 WIB
Google: Kesalahan informasi nilai tukar rupiah dari data pihak ketiga
01 February 2025 22:27 WIB, 2025