Program konversi BBM ke BBG lebih digalakkan
Rabu, 2 Januari 2013 14:20 WIB
Ilustrasi - Pemilik kendaraan bermotor roda dua dan empat di Palembang antre membeli BBM bersubsidi. (FOTO Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Pemerintah akan berusaha mengawal kuota BBM bersubsidi pada
tahun ini dengan menggalakkan program konversi BBM ke BBG serta
pembatasan konsumsi BBM bersubsidi.
"Kami akan membatasi konsumsi BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah maupun kendaraan operasional di wilayah perkebunan dan pertambangan serta meningkatkan program konversi BBM ke BBG," kata Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Eddy Hermantoro, di Jakarta, Rabu.
Pada tahun ini, menurut dia, pemerintah akan lebih menggencarkan program konversi BBM ke BBG melalui penguatan tim dan melibatkan swasta.
"Swasta akan dilibatkan dari sisi bengkel untuk pemasangan alat pengkonversi BBM ke BBG di kendaraan (kit pengubah), penyaluran BBG, hingga pembangunan SPBG," ujarnya.
Anggaran konversi BBG yang dialokasikan dari APBN tahun ini, kata Hermanto, mencapai Rp 400 miliar. Niat pemerintah menggalakkan pemakaian BBG terhalang jumlah SPBG yang cuma sedikit sehingga masyarakat malas mengubah sistem pembakaran kendaraannya.
"Anggaran tersebut hanya cukup untuk membangun pipa penyaluran gas, sementara pembangunan SPBG harus mendorong PT Pertamina (Persero) maupun pihak swasta. Dana pembangunan SPBG berasal dari badan usaha milik negara (BUMN) atau swasta, bukan dana APBN. Jika ada tambahan dana, bisa saja dialokasikan dalam APBNP 2013," paparnya.
Sampai saat ini, program konversi BBM ke BBG masih mengalami kendala karena impor kit pengubah juga belum berhasil dilakukan karena keterbatasan dana.
Selain itu, pemerintah belum mengeluarkan izin pembangunan SPBG dan membuat pendirian SPBG membutuhkan waktu yang lama.(ANT/KR-IAZ)
"Kami akan membatasi konsumsi BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas pemerintah maupun kendaraan operasional di wilayah perkebunan dan pertambangan serta meningkatkan program konversi BBM ke BBG," kata Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Eddy Hermantoro, di Jakarta, Rabu.
Pada tahun ini, menurut dia, pemerintah akan lebih menggencarkan program konversi BBM ke BBG melalui penguatan tim dan melibatkan swasta.
"Swasta akan dilibatkan dari sisi bengkel untuk pemasangan alat pengkonversi BBM ke BBG di kendaraan (kit pengubah), penyaluran BBG, hingga pembangunan SPBG," ujarnya.
Anggaran konversi BBG yang dialokasikan dari APBN tahun ini, kata Hermanto, mencapai Rp 400 miliar. Niat pemerintah menggalakkan pemakaian BBG terhalang jumlah SPBG yang cuma sedikit sehingga masyarakat malas mengubah sistem pembakaran kendaraannya.
"Anggaran tersebut hanya cukup untuk membangun pipa penyaluran gas, sementara pembangunan SPBG harus mendorong PT Pertamina (Persero) maupun pihak swasta. Dana pembangunan SPBG berasal dari badan usaha milik negara (BUMN) atau swasta, bukan dana APBN. Jika ada tambahan dana, bisa saja dialokasikan dalam APBNP 2013," paparnya.
Sampai saat ini, program konversi BBM ke BBG masih mengalami kendala karena impor kit pengubah juga belum berhasil dilakukan karena keterbatasan dana.
Selain itu, pemerintah belum mengeluarkan izin pembangunan SPBG dan membuat pendirian SPBG membutuhkan waktu yang lama.(ANT/KR-IAZ)
Pewarta :
Editor : Yudi Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nelayan penikmat program konversi BBM ke BBG, hemat biaya operasional Rp50.000 per hari
16 October 2020 13:45 WIB, 2020
Dinas Perikanan Muba ajukan konversi BBM ke gas untuk nelayan, kini sedang diverifikasi oleh ESDM
10 July 2020 0:07 WIB, 2020
Pertamina bantu 148 paket konverter BBM ke BBG untuk nelayan Palembang
24 October 2023 15:38 WIB, 2023
Pertamina dukung program konversi BBM ke BBG untuk nelayan di Palembang
08 November 2022 13:30 WIB, 2022
Terpopuler - Makro & Mikro
Lihat Juga
Desa Bukit Makmur raih penghargaan 15 desa terbaik nasional Program BRILiaN 2025
11 November 2025 15:18 WIB
Pusri resmikan Rumah Kompos di Desa Tebat Benawa, dukung pengembangan kopi lokal
18 July 2025 16:03 WIB, 2025
Pusri tampilkan produk UMKM binaan di Pameran Produk Unggulan Sumsel 2025
03 July 2025 10:28 WIB, 2025