LPPOM MUI awasi produk makanan impor
Rabu, 26 Desember 2012 13:22 WIB
Kegiatan seminar Majelis Ulama Indonesia Sumsel di Palembang, Rabu (26/12) (FOTO Antarasumsel.com/Feny)
Palembang (ANTARA Sumsel) - LPPOM - MUI pusat terus mengawasi, mengendalikan peredaran produk dan makanan dari luar negeri, atau impor supaya dapat diketahui kehalalannya.
Banyak produk luar negeri yang dikirim ke Indonesia sehingga itu perlu diawasi dan dikendalikan, kata Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Pusat Lukman Nul Hakim kepada wartawan di Palembang, Rabu.
Direktur LPPOM MUI Pusat hadir ke Palembang serangkaian mengikuti seminar nasional tentang Radikalisme dengan Panduan Amar Ma,ruf melalui Produk Halal.
Dia mengatakan, hampir seluruh produk yang didatangkan dari luar negeri umumnya belum memiliki sertifikasi halal sehingga itu perlu diawasi.
Selain itu, kata dia, hampir 60 persen produk bahan makanan yang digunakan konsumen Indonesia berasal dari luar negeri.
Sehubungan itu perlu adanya pengawasan dan pengendalian sehingga bahan makanan yang masuk diketahui keadaannya, ujar dia.
Menurut dia, pengendalian antara lain melalui pemberlakukan sertifikasi halal sehingga nantinya masyarakat mengetahui bahan yang masuk tersebut.
Produk halal memang diwajibkan bagi kalangan umat Islam sehingga itu harus diterapkan melalui pengawasan, kata dia.
Dengan adanya produk halal yang dikonsumsi masyarakat maka bangsa Indonesia akan semakin maju, ujar dia.
Gubernur Sumsel dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi dan Umum Samuel Chotib mengatakan, LPPOM MUI merupakan lembaga pengontrol terutama dalam produk halal.
Oleh karena itu melalui pengawasan dilakukan tersebut diharapkan masyarakat dapat menghindari mengkonsumsi makanan yang tidak dianjurkan dalam Islam, ujar dia.
Dalam kesempatan itu gubernur juga mengharapkan agar masyarakat terus meningkatkan kualitas diri, dengan berlandasan agama sehingga moral bangsa akan semakin baik.(T.U005)
Banyak produk luar negeri yang dikirim ke Indonesia sehingga itu perlu diawasi dan dikendalikan, kata Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Pusat Lukman Nul Hakim kepada wartawan di Palembang, Rabu.
Direktur LPPOM MUI Pusat hadir ke Palembang serangkaian mengikuti seminar nasional tentang Radikalisme dengan Panduan Amar Ma,ruf melalui Produk Halal.
Dia mengatakan, hampir seluruh produk yang didatangkan dari luar negeri umumnya belum memiliki sertifikasi halal sehingga itu perlu diawasi.
Selain itu, kata dia, hampir 60 persen produk bahan makanan yang digunakan konsumen Indonesia berasal dari luar negeri.
Sehubungan itu perlu adanya pengawasan dan pengendalian sehingga bahan makanan yang masuk diketahui keadaannya, ujar dia.
Menurut dia, pengendalian antara lain melalui pemberlakukan sertifikasi halal sehingga nantinya masyarakat mengetahui bahan yang masuk tersebut.
Produk halal memang diwajibkan bagi kalangan umat Islam sehingga itu harus diterapkan melalui pengawasan, kata dia.
Dengan adanya produk halal yang dikonsumsi masyarakat maka bangsa Indonesia akan semakin maju, ujar dia.
Gubernur Sumsel dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Administrasi dan Umum Samuel Chotib mengatakan, LPPOM MUI merupakan lembaga pengontrol terutama dalam produk halal.
Oleh karena itu melalui pengawasan dilakukan tersebut diharapkan masyarakat dapat menghindari mengkonsumsi makanan yang tidak dianjurkan dalam Islam, ujar dia.
Dalam kesempatan itu gubernur juga mengharapkan agar masyarakat terus meningkatkan kualitas diri, dengan berlandasan agama sehingga moral bangsa akan semakin baik.(T.U005)
Pewarta :
Editor : M. Suparni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga jual emas di Pegadaian, dua produk buatan Galeri24 dan UBS kompak stabil
26 January 2026 10:08 WIB
Harga emas terus meroket, produk UBS di Pegadaian jadi Rp2.956.000 juta/gram.
24 January 2026 8:48 WIB
Bursa harga emas di Pegadaian Minggu ini, dua produk logam mulia kompak turun
16 November 2025 9:39 WIB
Produk Kilang Plaju Breezon MC-32 digunakan di Lapangan Jambaran Tiung Biru Jawa Timur
13 November 2025 12:04 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bapenda Sumsel pastikan tak ada kenaikan tarif Pajak Kendaraan Bermotor 2026
13 February 2026 23:38 WIB
Pemprov Sumsel terapkan gentengisasi secara bertahap, target awal bangunan pemerintah
13 February 2026 23:36 WIB
Ruas jalan Desa Pulau Beringin OKU Selatan tertutup tanah longsor, arus lalu lintas lumpuh total
11 February 2026 18:04 WIB