Susu formula bisa sebabkan alergi
Kamis, 2 Agustus 2012 20:32 WIB
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Susu formula yang diberikan kepada bayi sebagai pengganti
ASI, kerap kali memberikan efek samping yang mengganggu kesehatan bayi,
kata Penasihat Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia DKI Jakarta,
Hubertin Sri Purwanti.
"Susu formula secara genetik berasal dari binatang, protein binatang yang masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan alergi terutama pada dinding usus halusnya," kata Purwanti usai memberikan paparan pada diskusi media di Jakarta, Kamis.
Sebagian besar bayi yang sistem imunitasnya masih tergolong rendah, masih sulit untuk menerima protein hewani yang terkandung di dalam susu formula.
"Hal itulah yang menyebabkan diare pada bayi yang memiliki alergi pada susu formula," ujar Purwanti.
Purwanti memaparkan, pada awalnya, akan terjadi suatu proses di mana dinding usus mendapat perlindungan dari ASI, sehingga kuman tidak dapat masuk.
"Susu formula justru merusak dinding usus halus yang menyebabkan diare dan alergi," pungkas dia.
Satu kali pemberian susu formula sama dengan merusak hasil pematangan fili dinding usus yang terbentuk selama dua hari, ungkap Purwanti.
Purwanti mengimbau, bila bayi mengalami diare saat mengkonsumsi susu formula, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan konsumsi susu formula dan beralih pada ASI sebagai asupan utama bayi dibawah usia enam bulan.
"Ini karena ASI memberikan proteksi dan efek menyembuhkan untuk bayi," demikian Purwanti. (ANT-M048)
"Susu formula secara genetik berasal dari binatang, protein binatang yang masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan alergi terutama pada dinding usus halusnya," kata Purwanti usai memberikan paparan pada diskusi media di Jakarta, Kamis.
Sebagian besar bayi yang sistem imunitasnya masih tergolong rendah, masih sulit untuk menerima protein hewani yang terkandung di dalam susu formula.
"Hal itulah yang menyebabkan diare pada bayi yang memiliki alergi pada susu formula," ujar Purwanti.
Purwanti memaparkan, pada awalnya, akan terjadi suatu proses di mana dinding usus mendapat perlindungan dari ASI, sehingga kuman tidak dapat masuk.
"Susu formula justru merusak dinding usus halus yang menyebabkan diare dan alergi," pungkas dia.
Satu kali pemberian susu formula sama dengan merusak hasil pematangan fili dinding usus yang terbentuk selama dua hari, ungkap Purwanti.
Purwanti mengimbau, bila bayi mengalami diare saat mengkonsumsi susu formula, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghentikan konsumsi susu formula dan beralih pada ASI sebagai asupan utama bayi dibawah usia enam bulan.
"Ini karena ASI memberikan proteksi dan efek menyembuhkan untuk bayi," demikian Purwanti. (ANT-M048)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komnas HAM: Kasus Sukatani pelajaran agar institusi tak alergi kritik
26 February 2025 11:23 WIB, 2025
Terpopuler - Pendidikan & Kesehatan
Lihat Juga
Gelar Youth Today, AIESEC gaet 800 lebih pendaftar di Universitas Sriwijaya
21 September 2026 13:16 WIB
Polres OI bantu warga, beri layanan berobat gratis antisipasi dampak kabut asap
08 September 2026 18:56 WIB