Dirjen PHI: Iklim industri di Sumsel kondusif
Minggu, 26 Februari 2012 8:05 WIB
Palembang, (ANTARA News) - Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenakertrans, Myrna M Hanartani, mengungkapkan bahwa iklim industri di Sumatera Selatan dinilai sangat kondusif.
"Investor mulai berdatangan untuk menanamkan modalnya di Sumsel, dan tidak ada persoalan yang berarti dari pekerja terhadap perusahaan industri di daerah ini," kata Myrna, di Palembang, Sabtu malam.
Karena itu, pihaknya mengapresiasi iklim industri di Sumsel ini, terlihat dari investor yang masuk dan hubungan antara pekerja dan perusahaan yang berlangsung baik, kata dia, pada malam penganugerahaan penghargaan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Lebih lanjut, Mira menyatakan bahwa hubungan antara pekerja dan perusahaan menjadi salah satu faktor baik tidaknya iklim usaha di suatu daerah.
"Komunikasi adalah kunci agar hubungan antara pekerja dan perusahaan selalu harmonis dan saling menguntungkan," ujar dia.
Perusahaan harus mengerti apa yang menjadi tuntutan pekerja, dan sebaliknya pekerja harus memenuhi kewajibannya kepada perusahaan, kata dia lagi.
Pada malam penganugerahan tersebut, diberikan penghargaan kepada tokoh dan perusahaan yang diilai telah berjasa membangun iklim industri di Sumsel.
Penghargaan diberikan kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebagai sosok yang telah meningkatkan pembangunan dan investasi.
Penerima penghargaan itu diwakilkan kepada Asisten II Pemprov Sumsel Eddy Hermanto.
Penghargaan diberikan juga kepada badan usaha milik negara (BUMN) yang telah melaksanakan program tanggung jawab sosial masyarakat (Corporate Social Responsibility/CSR), mensejahterakan pekerja, serta mampu menjaga harmonisasi hubungan pekerja dan organisasi pekerja di Sumsel.
BUMN dan perusahaan yang mendapatkan pernghargaan itu adalah PT Bukit Asam (PTBA), PT Pusri, PT Semen Baturaja, Bank Sumselbabel, Bank Mandiri, PT Perusahaan Gas Negara, dan PT Medco E&P Indonesia.
Ketua KSPSI Sumsel Muhammad Porris Nasution dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pemberian penghargaan tersebut pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
Melalui berbagai penghargaan ini, Porris mengharapkan dapat mendorong agar iklim industri di Sumsel semakin kondusif.
Kesejahteraan pekerja dapat terus ditingkatkan dan hubungan antara pekerja dan perusahaan semakin harmonis, kata dia lagi. (ANT-Ansyor/*BSB)
"Investor mulai berdatangan untuk menanamkan modalnya di Sumsel, dan tidak ada persoalan yang berarti dari pekerja terhadap perusahaan industri di daerah ini," kata Myrna, di Palembang, Sabtu malam.
Karena itu, pihaknya mengapresiasi iklim industri di Sumsel ini, terlihat dari investor yang masuk dan hubungan antara pekerja dan perusahaan yang berlangsung baik, kata dia, pada malam penganugerahaan penghargaan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang.
Lebih lanjut, Mira menyatakan bahwa hubungan antara pekerja dan perusahaan menjadi salah satu faktor baik tidaknya iklim usaha di suatu daerah.
"Komunikasi adalah kunci agar hubungan antara pekerja dan perusahaan selalu harmonis dan saling menguntungkan," ujar dia.
Perusahaan harus mengerti apa yang menjadi tuntutan pekerja, dan sebaliknya pekerja harus memenuhi kewajibannya kepada perusahaan, kata dia lagi.
Pada malam penganugerahan tersebut, diberikan penghargaan kepada tokoh dan perusahaan yang diilai telah berjasa membangun iklim industri di Sumsel.
Penghargaan diberikan kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin sebagai sosok yang telah meningkatkan pembangunan dan investasi.
Penerima penghargaan itu diwakilkan kepada Asisten II Pemprov Sumsel Eddy Hermanto.
Penghargaan diberikan juga kepada badan usaha milik negara (BUMN) yang telah melaksanakan program tanggung jawab sosial masyarakat (Corporate Social Responsibility/CSR), mensejahterakan pekerja, serta mampu menjaga harmonisasi hubungan pekerja dan organisasi pekerja di Sumsel.
BUMN dan perusahaan yang mendapatkan pernghargaan itu adalah PT Bukit Asam (PTBA), PT Pusri, PT Semen Baturaja, Bank Sumselbabel, Bank Mandiri, PT Perusahaan Gas Negara, dan PT Medco E&P Indonesia.
Ketua KSPSI Sumsel Muhammad Porris Nasution dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara pemberian penghargaan tersebut pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
Melalui berbagai penghargaan ini, Porris mengharapkan dapat mendorong agar iklim industri di Sumsel semakin kondusif.
Kesejahteraan pekerja dapat terus ditingkatkan dan hubungan antara pekerja dan perusahaan semakin harmonis, kata dia lagi. (ANT-Ansyor/*BSB)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korupsi LRT Palembang, mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub terancam hukuman pidana maksimal
16 October 2025 14:16 WIB
Kanwil Kemenkum Sumsel koordinasi ke Dirjen AHU terkait capaian kinerja triwulan I/2025
03 May 2025 15:38 WIB
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI tambah rangkaian KA Sindang Marga, antisipasi lonjakan penumpang Imlek
12 February 2026 6:52 WIB
PEP Prabumulih tingkatkan produksi migas Sumur PBM-025 melalui 'well service'
11 February 2026 14:36 WIB
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Kejati Sumsel tetapkan tiga tersangka kasus korupsi distribusi semen Rp74,3 miliar
10 February 2026 1:04 WIB