Harga pangan menjelang Lebaran di Palembang
- 10 March 2026 13:56 WIB
Kerlap kerlip cahaya lampu terlihat di atas tanah luas yang jauh dari pemukiman padat penduduk di kaki Gunung Sinabung, Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara. //// Cahaya lampu yang dihasilkan dari listrik PLN tersebut dimanfaatkan para petani untuk menyinari tanaman buah naga pada malam hari. //// Teknik penyinaran menggunakan lampu listrik bertujuan untuk menyiasati kebutuhan cahaya, agar tanaman buah naga berbuah lebih banyak dan tidak bergantung pada musim. //// Sinar lampu ini membantu pohon buah naga berbunga dan berbuah di luar musim. //// Sinar ultraviolet yang dipancarkan lampu membantu fotosintesis batang dan memunculkan bunga di sela duri tanaman kaktus itu. //// Tanaman buah naga saat ini menjadi primadona di kalangan petani di daerah tersebut. //// Inovasi petani buah naga dengan memanfaatkan bola lampu pada malam hari dianggap seperti simbiosis mutualisme. PLN mendapatkan pelanggan yang semakin merata. //// Sedangkan para petani bisa meningkatkan produksi panennya sampai tiga kali lipat dari biasanya setelah menggunakan listrik sebagai penerangan pada malam hari. //// Jika cuaca bagus buah naga ini bisa berbuah semakin banyak. Kondisi tanah harus stabil antara kering dan lembabnya. Untuk itu jika musim kemarau harus disiram air di malam hari. //// "Untuk merangsang bunga kita harus hidupkan lampu pijar selama satu bulan supaya hangat dan buahnya berhasil. //// Memang buah ini umumnya tumbuh di dataran rendah, itulah fungsinya lampu biar hangat," kata Eddy Sitepu salah satu petani buah naga didaerah tersebut. //// Foto dan Teks : Nova Wahyudi
Suasanan kebun buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (25/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani berdiri diantara tanaman buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani menyiram tanaman buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani berdiri diantara tanaman buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Bunga buah naga yang disinari cahaya lampu di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani memanen buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petani menunjukkan buah naga yang berada di kaki gunung sinabung Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Rabu (24/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Guguran lava dari puncak Gunung Sinabung terlihat dari di Desa Tigapancur, Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara, Kamis (25/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi