Logo Header Antaranews Sumsel

Muara Enim siagakan personel di kawasan rawan karhutla

Jumat, 10 April 2026 18:34 WIB
Image Print
Personel BPBD Muara Enim melakukan patroli di lokasi karhutla untuk mencegah muncul kembali titik api. ANTARA/HO-BPBD Muara Enim

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mulai bersiap menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiagakan personel dan peralatan di sejumlah titik rawan.

Bupati Muara Enim Edison saat diwawancarai di Palembang, Jumat, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menetapkan status siaga darurat karhutla. Namun, langkah kesiapsiagaan tetap dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini.

“Status siaga darurat memang belum ditetapkan, tapi personel dan peralatan selalu kami siagakan untuk mengantisipasi karhutla,” katanya.

Ia menjelaskan penempatan personel, peralatan, dan armada pemadam kebakaran akan diperbanyak di titik-titik rawan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.

Wilayah yang selama ini kerap terjadi karhutla akan menjadi prioritas pengawasan. Selain itu, patroli rutin juga dilakukan guna mencegah munculnya titik api.

Pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri dalam upaya penanggulangan karhutla.

“Selain menetapkan status siaga, kita juga akan fokus menyiagakan unit-unit pemadam kebakaran dan personel di daerah rawan. Ada beberapa daerah seperti Gelumbang, Muara Belida, dan lainnya,” kata dia.

Terkait penetapan status siaga darurat karhutla, pihaknya memastikan akan dilakukan pada pertengahan Mei 2026 setelah terlebih dahulu menggelar apel kesiapsiagaan bencana.

“Sekitar minggu kedua Mei nanti surat keputusan siaga karhutla ditetapkan. Kita juga menunggu arahan dari pemerintah pusat dan provinsi untuk langkah penanganan,” kata Edison.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Muara Enim siagakan personel antisipasi karhutla



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026