
Korban banjir Pante Bidari masak daging bersama jaga tradisi meugang

Banda Aceh (ANTARA) - Korban banjir dan tanah longsor di Dusun Rantau Panjang Reubeuk, Desa Sijudo, Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh memasak daging bersama guna menjaga tradisi "meugang" hari pemotongan hewan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Alhamdulillah hari ini kami memotong satu ekor sapi bantuan dari donatur untuk kita masak dan makan bersama saat buka puasa," kata kepala Dusun Rantau Panjang Reubek, Desa Sijudo, Jahidin di Kecamatan Pante Bidari, Kamis.
Ia menjelaskan satu ekor sapi yang dibeli dari warga sekitar tersebut di sembelih dan di masak secara bersama-sama untuk warga yang saat ini tinggal di hunian sementara dan sebagian di rumah yang dibuat dari kayu.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada donatur yang telah menyumbang satu ekor sapi untuk kami santap bersama saat berbuka puasa tiba," katanya.
Menurut dia daging sapi tersebut juga ikut dibagi kepada korban bencana yang tinggal di dusun dengan jumlah 44 kepala keluarga.
Relawan Aceh Connection foundation Zamzami mengatakan bantuan satu ekor sapi tersebut merupakan sumbangan dari Aceh Connection foundation untuk tradisi "meugang" bagi korban bencana banjir di Dusun Rantau Panjang Reubek, Desa Sijudo.
"Sapi itu kita beli dari warga setempat yang bertujuan agar ekonomi di sana tetap hidup dan dagingnya di masak dan di makan secara bersama-sama saat berbuka puasa," katanya.
Selain menyalurkan seekor sapi, pihaknya juga telah menyalurkan berbagai bantuan sejak masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor melanda daerah itu.
"Kita sudah menyalurkan bantuan masa panik, bantuan perlengkapan sekolah dan paket berbuka puasa setiap Jumat," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korban banjir Pante Bidari masak daging bersama jaga tradisi meugang
Pewarta: M Ifdhal
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
