
Satpol PP Palembang siagakan personel di pasar tradisional

Palembang (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengerahkan 30 personel untuk mengawal setiap pasar tradisional di wilayah itu guna menjamin kenyamanan masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Satpol PP Kota Palembang Herison di Palembang, Kamis, mengatakan bahwa pengerahan personel tersebut merupakan upaya pemerintah kota (pemkot) dalam menjaga ketertiban umum dan mencegah kemacetan arus lalu lintas di sekitar area pasar.
Pemerintah daerah mengantisipasi peningkatan tajam intensitas pengunjung pasar pada pekan terakhir Ramadhan.
"Kami menyiagakan setidaknya 30 personel di setiap pasar tradisional, terutama pasar-pasar besar yang menjadi pusat kerumunan warga menjelang Lebaran," kata Herison.
Ia menjelaskan bahwa para personel bertugas memastikan pedagang kaki lima (PKL) tidak berjualan hingga memakan badan jalan. Hal tersebut selama ini menjadi pemicu utama kemacetan. Selain itu, petugas berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menata parkir kendaraan pengunjung agar lebih teratur.
Herison menambahkan bahwa titik fokus pengamanan berada di sejumlah pasar utama, seperti Pasar 16 Ilir, Pasar Lemabang, Pasar Kuto, dan Pasar KM 5. Kawasan tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan kemacetan dan gangguan ketertiban yang tinggi saat masyarakat berburu kebutuhan pokok maupun perlengkapan Lebaran.
"Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dari potensi tindak kriminalitas seperti pencopetan, dengan cara melakukan patroli secara berkala di area dalam dan luar pasar," ujar Herison.
Pihaknya mengimbau para pedagang dan pengunjung pasar agar tetap tertib serta menaati aturan yang berlaku demi kepentingan bersama. Pengawalan tersebut akan berlangsung secara intensif hingga malam takbiran guna memastikan situasi Kota Palembang tetap kondusif menyambut hari kemenangan.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
