Banyuasin kembali gelar pasar murah bantu masyarakat miskin

id Pemkab Banyuasin, sembako, pangan, gelar pasar murah, pasar murah, pasar, kebutuhan pokok

Banyuasin kembali gelar pasar murah bantu masyarakat miskin

Ilustrasi - Kegiatan pasar murah yang digelar Disperindagkop-UKM Bangka Tengah untuk mengendalikan harga bahan pokok jelang natal dan tahun baru, Jumat (28/11/2025) (ANTARA/Ahmadi)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat miskin setempat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Hari ini kami kembali menggelar pasar murah. Kegiatan kali ini digelar di Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan," kata Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, di Desa Gelebak Dalam, Banyuasin, Jumat.

Dia menjelaskan, pasar murah adalah upaya pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dan membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi, kegiatan pasar murah diprogramkan beberapa kali dalam setahun," ujarnya.

Menurut dia, dalam kegiatan pasar murah itu, sejumlah kebutuhan pokok yang bisa dibeli masyarakat
seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan komoditas lainnya.

Kebutuhan pokok itu dijual dengan harga relatif murah seperti beras SPHP kemasan 5 kg dijual Rp57.000 per kantong, minyak goreng Rp15.500/liter, telur ayam Rp26.000/kg.

Melihat banyaknya masyarakat yang memanfaatkan kegiatan itu dan cukup efektifnya mengendalikan inflasi, kegiatan pasar murah diupayakan digelar lebih sering pada 2026,

"Pasar murah tidak hanya bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tetapi juga menjaga stabilitas harga pangan di kabupaten penghasil padi terbesar nomor dua nasional itu," jelas Wabup Banyuasin.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.