
Akses jalan nasional penghubung Padangsidimpuan-Kota Medan terputus

Ia menjelaskan titik pertama yang longsor berada di Desa Marsada dengan tebing setinggi belasan meter runtuh dan menutup seluruh badan jalan nasional, serta material tanah pekat dan pepohonan menghalangi arus lalu lintas dari kedua arah.
Kemudian, sekitar dua kilometer dari lokasi pertama, tepatnya di kawasan Aek Latong menuju Tarutung, longsor kedua juga terjadi. Tebing jalan amblas, dan material tanah bercampur bebatuan kembali menutupi ruas jalan hingga tak dapat dilintasi kendaraan.
Sahrudin mengatakan sejumlah kendaraan roda empat dari arah Padangsidimpuan maupun Kota Medan terjebak di dua titik longsor tersebut.
"Kami masih menunggu bantuan alat berat agar material longsor bisa dievakuasi sehingga akses jalan dapat segera dibuka kembali,” ucapnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan Idham Halid Pulungan mengatakan pihaknya sedang bergerak menuju dua titik longsor.
“Personel sudah menuju lokasi. Kami akan bekerja untuk meminggirkan material longsor dari badan jalan nasional lintas tengah Sumatera itu,” ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tebing runtuh, akses jalan Padangsidimpuan ke Kota Medan terputus
Pewarta: M. Sahbainy Nasution dan Kodir Pohan
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
