
Pemkot Palembang genjot penerimaan pajak kejar target Rp1,8 trilun

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, melalui Badan Pendapatan Daerah menggenjot penerimaan pajak dari November 2025 hingga akhir tahun untuk mencapai target Rp1,8 triliun.
Kepala Bapenda Kota Palembang Marhaen di Palembang, Kamis, mengatakan sementara ini serapan pajak per Oktober 2025 mencapai Rp1,3 triliun.
“Kami optimis dalam dua bulan terakhir target ini bisa terkejar. Program penghapusan denda atau pemutihan yang kami jalankan sangat membantu masyarakat,” katanya.
Hingga saat ini capaian pajak daerah sudah mencapai 72,55 persen atau Rp1,3 triliun dari target Rp1,8 triliun.
Menurutnya dari 14 jenis pajak, pajak bumi dan bangunan (PBB) menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi 74,57 persen atau senilai Rp246 miliar.
Ia menyebutkan program pemutihan tersebut mencakup penghapusan pokok dan denda PBB tahun 2002–2019 hingga 100 persen, serta potongan 50 persen untuk tahun 2020–2024 dengan syarat pembayaran PBB tahun 2025. Program ini berlaku hingga 30 Desember 2025.
"Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkot Palembang berharap sinergi dan semangat bersama dapat mewujudkan kemandirian fiskal dan pembangunan kota yang lebih maju," harapnya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran pemerintah kota, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga lurah, dalam mendorong peningkatan PAD melalui sektor pajak.
“Kita harus terus mengevaluasi, membuat terobosan, dan bekerja dengan ikhlas. Jika tidak ada komitmen bersama untuk membangun Palembang, maka visi dan misi tidak akan terwujud,” tegas Aprizal.
Ia juga mengajak seluruh aparatur memperkuat kolaborasi dan mempercepat capaian target PBB yang hingga kini masih memiliki potensi besar untuk digenjot.
Dari data Bapenda, jumlah wajib pajak di Kota Palembang mencapai 374.826 SPT, dengan target realisasi PAD dari PBB sebesar Rp264 miliar.
“Kita masih punya waktu sekitar 40 hari untuk mengejar target ini. Dengan strategi yang tepat, seperti program pemutihan, saya optimistis target bisa tercapai,” ujarnya.
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
