Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel United pastikan seluruh pemain siap tempur jelang Liga 2

Jumat, 5 September 2025 20:27 WIB
Image Print
Pemain Sumsel United saat berlatih. ANTARA/HO-Sumsel United

Palembang (ANTARA) - Pelatih Fisik Sumsel United Dino Sefriyanto memastikan semua pemain dalam skuad itu siap tempur jelang Liga 2 Indonesia atau Championship musim 2025/2026.

"Alhamdulillah kondisi pemain tim Sumsel United sudah siap tempur. Artinya, dari segi fisik komponen utama yaitu daya tahan jantung dan paru-paru atau vo2max, saat kita lakukan tes terakhir rata-rata pemain berada di atas 60," kata Dino Sefriyanto di Palembang, Jumat.

Ia menjelaskan pemain Sumsel United rata-rata memiliki VO2 Max 63 hingga 65 sampai yang tertinggi 67 atas nama Nathan Fariel Utama, yang merupakan pemain muda U-20.

"Artinya, untuk melewati 27 pertandingan di Championship League musim ini insyaallah lebih dari cukup. Untuk level liga sepak bola di Indonesia, VO2 Max 67 itu sudah tertinggi," jelasnya.

Sebagai perbandingan, katanya, VO2 Max pemain sepak bola di Eropa rata-rata mencapai angka 70 sampai 75.

"Sama dengan pemain Jepang. Makanya mereka bisa menembus level Eropa," ujarnya.

Pencapaian dalam program latihan fisik tersebut menurut Dino, tidak terlepas dari kerja keras dan kerja sama yang baik dari semua pihak yang ada di tim.

Selama masa persiapan pada Juli-Agustus, jajaran staf kepelatihan yang dikomandoi pelatih kepala Nilmaizar, telah membuat desain program latihan dengan sistem kombinasi.

"Pemain diberikan menu latihan holistik dengan bola maupun tanpa bola. Kita banyak bermain dengan interval, intermitten training, situasi game 5 lawan 5 dan high aerobik," ucapnya.

Tujuannya agar pemain Sumsel United bisa mendapatkan konteks yang diinginkan di dalam sepak bola, baik itu dengan bola maupun yang tidak menggunakan bola. Sebab, dari beberapa komponen latihan fisik, endurance memiliki porsi sekitar 67 persen.

Setelah memastikan kondisi fisik pemain baik, jajaran staf kepelatihan Sumsel United akan mengalihkan fokus pada persiapan faktor-faktor teknis lainnya.

"Itu areanya pelatih kepala dan tim teknis. Lebih banyak berhubungan dengan taktikal di lapangan. Sebab itu, ada tiga unsur hierarki dalam sepak bola. Komunikasi dengan dengan mata, keputusan dari otak dan eksekusi dengan kaki. Ditunjang dengan fitnes yang kuat," kata Dino.



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026