Logo Header Antaranews Sumsel

Prof Alfitri sebut Alex Noerdin bangun pondasi infrastruktur modern di Sumsel

Kamis, 26 Februari 2026 09:11 WIB
Image Print
Jenazah Alex Noerdin mantan Gubernur Sumsel selama dua periode tahun 2008 - 2018 tiba dari Jakarta di rumah duka Jalan Merdeka Palembang, Kamis (26/2/2026). ANTARA/M Imam Pramana

Palembang (ANTARA) - Akademisi kebijakan publik yang juga Sekretaris Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof. Alfitri menilai mendiang Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2018, Alex Noerdin, merupakan sosok pemimpin visioner yang berhasil meninggalkan legasi besar berupa transformasi infrastruktur modern dan kebijakan sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

"Banyak infrastruktur terbangun dalam pemerintahan Alex Noerdin, seperti LRT, Jakabaring Sport City, Jembatan Musi IV, dan Jembatan Musi VI. Semua itu terwujud guna menopang ajang internasional di Sumatera Selatan seperti SEA Games 2011 dan Asian Games 2018," ujar Alfitri yang dijumpai di rumah duka.

Alex Noerdin yang menjabat Gubernur Sumsel periode 2008-2018 meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta, pada Rabu (25/2/2026) pukul 13.30 WIB.

Menurut Alfitri, almarhum merupakan sosok pemimpin yang berani mengambil risiko dalam menjalankan tugasnya. Di tengah keterbatasan anggaran daerah dan persaingan dengan provinsi lain di Pulau Jawa, Alex tetap berani menyanggupi Sumsel sebagai penyelenggara kegiatan berskala internasional.

Visi jangka panjang tersebut, lanjutnya, sudah terlihat sejak Alex menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin (Muba) yang kala itu menyanggupi menjadi salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004.

Alfitri menilai gaya kepemimpinan yang progresif seperti itu perlu terus dilanjutkan guna memajukan Provinsi Sumatera Selatan di masa depan.

Selain pembangunan fisik, Alfitri juga menyoroti terobosan kebijakan sosial yang dipelopori almarhum, yakni program sekolah gratis dan berobat gratis bagi masyarakat.

"Tentu ini meninggalkan legasi yang sangat terasa bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan fisik maupun kebijakan sosial yang menyentuh rakyat," kata Alfitri.

Sekretaris Universitas Sriwijaya Prof Alfitri. (ANTARA/M Imam Pramana)



Pewarta:
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026