Dinkes OKI periksa sampel penyebab 63 siswa keracunan makanan

id MBG di OKI,Siswa di OKI,Keracunan di OKI

Dinkes OKI periksa sampel penyebab 63 siswa keracunan makanan

Suasana siswa mendapatkan perawatan akibat diduga keracunan makanan di Puskesmas Pedamaran OKI, Rabu (3/9/2025). ANTARA/HO-Dinkes OKI.

Palembang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, memeriksa sampel penyebab sebanyak 63 siswa keracunan makanan di Kecamatan Pedamaran pada Selasa (1/9/2025) dengan mengirimkannya ke laboratorium di Palembang.

"Masih kami tangani penyebab keracunannya karena apa, apakah karena diduga oleh makanan bergizi gratis (MBG), kami masih akan melakukan cek sampel di Palembang, nanti hasilnya kami update," kata Kepala Dinas Kesehatan OKI Adi Iwan Setiawan yang dihubungi dari Palembang, Rabu.

Ia menambahkan penyebab pastinya masih belum diketahui apakah karena makanan atau ada penyebab lain.

Adapun total siswa yang terdaftar mendapatkan perawatan di puskesmas sebanyak 63 siswa, pada Selasa dini hari tersisa 39 orang. Lalu pada Rabu (3/9/2025) pagi masih ada 11 orang.

"Semua pasien dalam keadaan baik, siap untuk pulau, tidak ada indikasi pasien untuk dirujuk ke rumah sakit," kata dia.

Sementara itu, beredar di media sosial berupa video pelajar yang mengalami keracunan pada 2 September 2025.

Dalam video itu terlihat sejumlah siswa-siswi yang diduga mengalami keracunan berada dalam keadaan lemas. Mereka langsung mendapatkan pertolongan dengan dievakuasi ke Puskesmas Pedamaran Kabupaten OKI guna mendapatkan penanganan medis.

Pewarta :
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.