
Gubernur Sumsel: Empat kendaraan ODOL sebabkan jembatan roboh di Lahat

Palembang (ANTARA) - Gubernur Sumsel Herman Deru menyebutkan empat unit kendaraan over dimension over load (ODOL) yang menyebabkan Jembatan penghubung Muara Lawai - Lahat yang roboh pada Minggu (29/6), sekitar pukul 23.30, di Kabupaten Lahat, Sumsel.
Herman Deru di Palembang, Senin, mengatakan penyebab robohnya Jembatan penghubung Muara Lawai - Lahat akibat kecerobohan dan maraknya kendaraan ODOL di wilayah tersebut.
"Empat kendaraan ODOL yang melintasi jembatan tersebut, ini kecerobohan. Kejadian ini kita serahkan kepada kepolisian karena kelalaian dari ODOL. Jadi saya minta untuk ditindak tegas. Itu jalan negara dan ini ada pelanggaran, untuk itu saya minta kepolisian tegas menindak kejadian ini," katanya.
Ia menjelaskan, terdapat jembatan lain yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian, yakni Jembatan Enim 2, yang juga mengalami kerusakan dan memerlukan perbaikan.
"Ini menjadi bahan kami untuk mengumpulkan bupati Muara Enim, Bupati Lahat dan Wagub Sumsel untuk membahas persoalan ini," jelasnya.
Deru mengatakan robohnya akses utama penghubung antarwilayah di bagian Barat Sumsel ini dianggap meresahkan dan merugikan masyarakat luas. Pihaknya berharap kejadian ini menjadi momentum dalam melakukan perbaikan regulasi.
"Ini akan menjadi momentum bagi semua pihak pengusaha tambang, angkutan, kepala daerah dan kementerian PUPR. Saya perintahkan Pak Wagub dulu kesana saya mau mendengar laporannya dulu, jadi tidak bisa membuat kebijakan dari atas podium," kata dia.
Baca juga: Jembatan penghubung Lahat - Muara Enim roboh, empat truk batubara terperosok
Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
