
BPBD OKU pasang rambu peringatan dini bahaya longsor

"Saat ini sudah ada beberapa warga yang mengosongkan rumahnya karena takut terjadi longsor susulan," jelasnya.
Pemkab OKU telah memperpanjang status siaga darurat banjir dan tanah longsor hingga Maret 2025 sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin.
Dalam penetapan status tersebut pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
Sebanyak 940 personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana disiagakan guna menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.
Selain personel, kata dia, pihaknya pun menyiapkan peralatan penanggulangan bencana antara lain enam unit perahu karet, dua unit perahu fiber, dan 10 unit mobil rescue.
Kemudian, sebanyak 125 unit motor trail, 20 unit mesin sedot apung, enam unit tenda pengungsian dan 60 unit tenda keluarga, katanya menambahkan.
Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
