Samarinda (ANTARA) - Jembatan Mahakam di Kota Samarinda Kalimantan Timur dipastikan segera ditutup sementara untuk investigasi menyeluruh pascakecelakaan akibat ditabrak tongkang pengangkut kayu pada 16 Februari 2025.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Hendro Satrio MK saat dihubungi di Samarinda, Senin, menyatakan bahwa menyetujui rekomendasi DPRD Kaltim untuk menutup Jembatan Mahakam selama proses investigasi.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud mengungkapkan bahwa penutupan jembatan akan segera dilakukan dan menginginkan Selasa (25/02/2025) investigasi sudah bisa dilakukan.
Dalam investigasi tersebut, BBPJN Kaltim melibatkan tim dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) untuk memastikan kondisi jembatan secara menyeluruh.
"Jika hasil investigasi menunjukkan tidak ada kerusakan yang membahayakan, jembatan akan segera dibuka kembali. Keputusan lanjutan akan menunggu hasil investigasi itu," ujar Hendro.
Penutupan jembatan yang dibangun sejak 1983 ini disepakati dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan.
Jembatan Mahakam ditutup untuk investigasi dampak ditabrak tongkang

Lalu lintas kapal tongkang yang tampak ramai melintasi kolong Jembatan Mahakam. (ANTARA/M Risyal Hidayat)