Masyarakat juga disarankan untuk memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi agar nyamuk tidak masuk ke dalam rumah."Bila perlu tidur menggunakan kelambu atau menyalakan obat nyamuk bakar di rumah agar terhindar dari gigitan nyamuk Aedes aegypti," tegasnya.
Sementara berdasarkan data sepanjang tahun 2024, kasus DBD di Kabupaten OKU menembus angka 412 kasus yang menyerang pasien anak-anak hingga dewasa, sehingga mereka menjalani perawatan di rumah sakit setempat akibat terserang penyakit tersebut.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya 162 kasus, dengan empat orang pasien anak-anak diantaranya meninggal dunia akibat DBD.
"Kabar baiknya pada 2024 tidak ada pasien yang meninggal dunia akibat DBD," ujar dia.
Dinas Kesehatan OKU minta warga waspada DBD

Petugas melakukan pengasapan untuk mencegah penyebaran penyakit DBD. (ANTARA/Edo Purmana)