Logo Header Antaranews Sumsel

BPJS Kesehatan Palembang optimalkan layanan skrining

Jumat, 31 Januari 2025 21:07 WIB
Image Print
Layanan pemeriksaan kedehatan peserta JKN BPJS Kesehatan Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah/25)

Skrining riwayat kesehatan bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta JKN.

Peserta JKN yang berusia minimal 15 tahun dapat melakukan skrining kesehatan dengan mengisi pertanyaan seputar gaya hidup yang dilakukan setahun sekali.

"Jika tahun ini sudah, maka skrining lagi selanjutnya itu tahun depan. Kami harap masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit sejak dini," harapnya.

Setiap peserta JKN mendapatkan manfaat pelayanan kesehatan secara komprehensif dan bersifat paripurna terdiri dari promotif (mempertahankan kesehatan), preventif (mencegah penyakit), kuratif (mengembalikan kesehatan), dan rehabilitatif (memulihkan fungsi).

Dengan skrining riwayat kesehatan, BPJS Kesehatan mendorong peserta JKN untuk proaktif dalam memantau kondisi kesehatan mereka.

Lebih lanjut Edy menyampaikan, tujuan dilakukannya skrining kesehatan yakni agar peserta JKN dapat mengetahui risiko 14 penyakit kronis seperti, diabetes melitus, hipertensi, stroke, ischemic heart disease, talasemia, kanker payudara, kanker serviks, kanker usus, kanker paru, turbekulosis, penyakit paru obstruktis (PPOK), anemia, hepatitis B dan hepatitis C.

”Jika penyakit seperti ini tidak dideteksi sejak dini, akan berbahaya dikemudian hari, oleh sebab itu adanya skrining kesehatan ini menjadi langkah awal pencegahan, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati. Bila hasil skrining memang ada risiko, maka peserta JKN dapat langsung berkunjung ke FKTP. Pengobatan akan lebih mudah apabila dilakukan sedari dini," kata Edy Surlis.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPJS Kesehatan Palembang optimalkan layanan skrining

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026