Joe Gomez sebut dipanggil timnas Inggris sembuhkan "luka psikologis"

id Timnas inggris, joe gomez, liverpool

Joe Gomez sebut dipanggil timnas Inggris sembuhkan "luka psikologis"

Bek Liverpool Joe Gomez. (ANTARA/AFP/Paul Ellis)

Jakarta (ANTARA) - Bek Liverpool Joe Gomez berterima kasih kepada pelatih Gareth Southgate yang kembali memanggilnya untuk memperkuat timnas Inggris.

Gomez menilai pemanggilan itu telah menyembuhkan "luka psikologis" yang dialaminya karena absen memperkuat Inggris selama 3,5 tahun imbas cedera panjang saat berlatih bersama The Three Lions.

Bek yang bisa berposisi di sisi kanan dan kiri itu mengalami cedera tendon lutut pada 2020 yang memaksanya masuk ruang perawatan selama delapan bulan dan tidak masuk skuad timnas Inggris.

“Saya berbohong jika saya mengatakan cedera itu tidak menimbulkan luka psikologis,” kata Gomez sebagaimana diwartakan AFP, Kamis.

"Saya tiba-tiba meninggalkan sesi latihan dengan ambulans. Saya masih mengingatnya, rasanya baru kemarin terjadi saat saya melakukan pemanasan. Maka senang rasanya bisa menutup masa buruk itu," kata dia.

“Semua orang mengalami cedera, itu bagian dari permainan, tapi itu terjadi begitu tiba-tiba, kejadiannya begitu saja, pergi begitu saja dan saya tidak pernah benar-benar mendapat kesempatan untuk kembali, sangat sulit untuk dihadapi,” tambah Gomez.

Bek berpaspor Inggris keturunan Gambia itu merupakan andalan pelatih Gareth Southgate sejak di level timnas U-21. Southgate juga memberikan pemain berusia 26 tahun itu debut timnas senior pada tahun 2017.

"Gareth baik-baik saja dengan saya. Saya bersama Gareth sejak U-21 dan dia memilih saya untuk debut saya," kata Gomez. “Senang sekali bisa bersatu kembali dengannya dan kembali melakukan apa yang seharusnya saya lakukan."

Inggris menghadapi Brasil pada Sabtu (23/3) dan Belgia pada tiga hari kemudian di Wembley untuk pertandingan persahabatan terakhir sebelum Euro 2024.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Joe Gomez sebut dipanggil timnas Inggris sembuhkan "luka psikologis"