Guardiola ingin City bangkit saat melawan Brighton

id Pep Guardiola,Manuel Akanji,Manchester City vs Brighton,Liga Inggris

Guardiola ingin City bangkit saat melawan Brighton

Arsip foto - Pelatih Manchester City asal Spanyol Pep Guardiola. ANTARA/AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Manchester City Pep Guardiola ingin timnya bangkit dengan meraih kemenangan saat melawan Brighton & Hove Albion dalam lanjutan Liga Inggris 2023/2024 di Stadion Etihad, Sabtu pukul 21.00 WIB.

Hal ini dikatakan Guardiola pada jumpa pers, dilansir dari laman resmi klub, Sabtu, setelah timnya kalah dua kali berturut-turut di Liga Inggris dalam dua laga terakhir, yaitu dikalahkan Wokverhampton Wanderers dengan skor 1-2 dan kalah 0-1 dari Arsenal.

Kekalahan dua kali berturut-turut itu menjadi yang pertama setelah terakhir diderita pada 2018. Saat itu The Citizens ditumbangkan Crystal Palace 2-3 dan Leicester City 1-2.

“Kami harus bangkit dan mencoba memenangkan pertandingan sebanyak mungkin untuk menjadi penantang gelar,” ucap Guardiola.

 

Sebanyak dua kekalahan berturut-turut tersebut membuat Manchester Biru turun kasta dari yang semula ada di puncak klasemen, kini menduduki posisi ketiga dengan 18 poin.

City digeser dua tim London Utara, Totenham Hotspur dan Arsenal yang kini ada di dua posisi teratas dengan poin yang sama yaitu 20 poin.

“Anda harus mengakui bahwa kami harus mematahkannya dengan cepat karena di Liga Inggris Anda tidur siang setelah makan siang atau apa pun dan lawan Anda terbang dan mereka (tim lain) sangat sulit untuk ditangkap,” ucap pelatih asal Spanyol itu.

Pada laga nanti, City mendapatkan amunisi tambahan karena pemain vitalnya, Rodri telah kembali setelah menjalani hukuman akumulasi kartu merah yang didapat saat melawan Nottingham Forest.

Sedangkan satu-satunya pemain penting City yang masih absen adalah Kevin De Bruyne yang belum pulih dari cedera.

Sementara itu, bek City Manuel Akanji antusias jelang laga menghadapi Kaoru Mitoma dan kawan-kawan. Hal ini dikarenakan tim asuhan Roberto De Zerbi itu menurutnya memainkan gaya sepak bola yang hampir sama dengan timnya.

“Ini adalah sebuah tantangan dan saya menyukai tantangan. Mereka adalah tim yang mencoba memainkan sepak bola dari belakang dan menyelesaikan serangan mereka. Saya suka menontonnya,” ucap Akanji.