Logo Header Antaranews Sumsel

BMKG: Kabut awan di Bengkulu telah bercampur dengan asap

Jumat, 6 Oktober 2023 15:36 WIB
Image Print
BMKG Bengkulu sebut kabut di Bengkulu telah tercampur dengan asap. ANTARA/Anggi Mayasari
Kota Bengkulu (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Pulau Baai mengatakan kabut awan yang terjadi di Bengkulu telah bercampur dengan asap akibat dampak terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karhutla).
 
Saat ini kabut awan di Bengkulu tipis namun bercampur asap karena telah masuk ke lapisan awan menengah dengan ditandai matahari yang berwarna sedikit kemerahan.
 
"Dari analisa angin tidak mungkin karena angin bergerak dari Selatan hingga Tenggara ke Utara, namun dengan adanya sumber hotspot di selatan bisa terjadi adanya kabut asap," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu, Anang Anwar, di Kota Bengkulu, Jumat.
 
Dari hasil pantauan hotspot yang dilakukan, kata dia, terpantau ada tiga titik panas di Bengkulu bagian Selatan, sedangkan angin bergerak dari tenggara ke barat laut.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026