
Gubernur Sumsel tegaskan pentingnya pengelolaan arsip

Palembang, Sumatera Selatan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengingatkan pentingnya pengelolaan arsip di seluruh organisasi perangkat daerah pada lingkungan Pemerintah Provinsi itu untuk meminimalisir potensi timbulnya konflik.
Pernyataan itu disampaikan Herman Deru, dalam pemusnahan arsip inaktif di Kantor Dinas Kearsipan Provinsi Sumsel, Palembang, Selasa.
Menurut dia, semua perangkat pemerintah harus menyadari bahwa pengarsipan merupakan hal yang sangat vital.
Hal tersebut dikarenakan di dalam setiap berkas arsip menyimpan semua kegiatan upaya pembangunan daerah yang telah dikerjakan oleh pemerintah.
Oleh sebab itu, ia menilai bila tidak dikelola secara benar arsip akan menjadi dasar jika terjadi kasus sengketa atau gugatan dari pihak lain.
Sejauh ini Pemerintah Provinsi sudah melakukan pengelolaan arsip secara optimal.
Hal demikian ditandai dengan terus dilakukan pengembangan sumber daya manusia bidang kearsipan tidak hanya tingkat provinsi namun sampai ke desa.
Selain itu, Herman juga menjamin proses pemilahan arsip setiap 12 OPD di wilayah Pemerintah Provinsi Sumsel juga dilakukan secara ketat dan dapat di pertanggungjawabkan.
Di mana, per Mei 2023 ini tercatat sedikitnya ada 21.733 arsip yang dimusnahkan menggunakan mesin penghancur kertas tanpa asap yang lebih ramah lingkungan.
"Arsip yang dimusnahkan itu telah habis masanya dan tidak bisa dimanfaatkan lagi dan sudah melalui proses pemilahan yang ketat. Upaya ini pun juga dilakukan di setiap 17 kabupaten/kota" kata Herman Deru.*
Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
