Logo Header Antaranews Sumsel

BSI berkoordinasi terkait serangan siber pada OJK, BI, dan BSSN

Selasa, 16 Mei 2023 12:21 WIB
Image Print
Ilustrasi. Sejumlah nasabah melakukan transaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) di Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Minggu (14/5/2023). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia, Tbk (BSI) mengungkapkan telah berkoordinasi untuk investigasi terkait serangan siber yang dialami pihaknya kepada pemangku kepentingan lainnya seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

BSI memastikan layanannya memprioritaskan kepentingan nasabah termasuk perlindungan data serta dana konsumen tetap terjaga.

"Kendala sudah selesai dipulihkan, dan nasabah dapat kembali melakukan transaksi keuangan dan pembayaran yang dibutuhkan. Kami juga melakukan asesmen terhadap serangan, melakukan pemulihan, audit, dan mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang,” ujar Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, pada pekan lalu Senin (8/5) banyak nasabah dari BSI yang mengalami sulit mengakses layanan perbankan tersebut.

Setelah diselidiki ternyata layanan BSI mendapatkan serangan siber, BSI pun mengaku secara rutin melakukan pengecekan dan menindaklanjuti keseluruhan sistem, serta melakukan mitigasi jangka panjang.

Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026