Logo Header Antaranews Sumsel

Dispustaka Sumsel gelar percepatan transformasi perpustakaan

Kamis, 11 Mei 2023 04:43 WIB
Image Print
Kepala Dispustaka Sumsel Fitriana. (ANTARA/Yudi Abdullah/23)

Palembang (ANTARA) - Dinas perpustakaan (Dispustaka) Provinsi Sumatera Selatan menggelar rapat koordinasi
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) untuk mendorong percepatan program transformasi tersebut.

"Berdasarkan laporan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan konsultan pendamping program melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM), ternyata pergerakan kabupaten/kota masih sangat lamban," kata Kepala Dispustaka Sumsel Fitriana, di Palembang, Rabu.

Menurut dia, melihat kondisi lambannya pergerakan transformasi perpustakaan itu menjadi perhatian dan fokus pihaknya melalui tim sinergi dan kabupaten/kota untuk segera melakukan konsolidasi dan penguatan di tingkat desa/kelurahan.

Konsolidasi dan penguatan di tingkat desa/kelurahan dengan melakukan advokasi dan pendekatan secara langsung.

Rapat koordinasi tim sinergi yang diikuti beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dinas perpustakaan dan kearsipan kabupaten/kota se- Sumsel, unsur akademisi, media cetak dan elektronik.

Rakor tersebut mengusung tema 'Membangun Keberlanjutan dan Kebermanfaatan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)', ujarnya.

Melalui rakor tersebut diharapkan bisa diketahui sejauh mana implementasi terkait dengan pengembangan dan pengelolaan bantuan perpustakaan, baik itu bantuan dari Perpusnas RI maupun bantuan Gubernur Sumsel Herman Deru apakah ada kebermanfaatannya dan kemudian ada pengembangan terkait dengan bantuan tersebut, ujar Kadispustaka.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumsel Uzirman Irwandi pada kesempatan itu menjelaskan bahwa sebenarnya pemerintah sudah membuat kelembagaan dan ruang fiskal yang cukup bagi desa dan pengembangan perpustakaan desa.

"Terpenting bagaimana perangkat desa, baik itu kepala desa dan Badan Pemusyawaratan Desa memiliki ketertarikan dan pemikiran bahwa perpustakaan desa merupakan sumber informasi yang akan mencerdaskan warga desa.

Menyadari fungsi utama perpustakaan desa adalah untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Karena itu diperlukan pendekatan secara langsung dengan kepala desa dan perangkatnya terkait pentingnya perpustakaan desa, kata Uzirman.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026