Kombinasi kocak hewan berkekuatan super di film "DC League of Super-Pets"

id DC League of Super-Pets,dc comics,superman,batman,dwayne johnson, kevin hart,Jared Stern

Kombinasi kocak hewan berkekuatan super  di film "DC League of Super-Pets"

DC League of Super-Pets (HO/Warner Bros)

Jakarta (ANTARA) - Sulit membayangkan interaksi antara Superman dan Batman bakal mengocok perut karena film adaptasi dari DC Comics pada umumnya terkesan serius dan tak banyak mengumbar humor. Citra tersebut langsung sirna dalam film animasi komedi "DC League of Super-Pets".

Dalam film berdurasi 106 menit ini, deretan pahlawan super dari DC Comics seperti Superman, Batman, Wonder Woman, Aquaman, The Flash, Cyborg dan Green Lantern memperlihatkan interaksi yang jenaka, semuanya berkat kehadiran si tokoh utama yang menjadi fokus di film ini: Krypto (Dwayne Johnson) alias Superdog, anjing labrador peliharaan Superman (John Krasinski).

Baca juga: "Mbok dan Bung" film pendek di balik nama Gedung Sarinah

Dikisahkan, saat masih kecil, Krypto menyelinap ke dalam kapsul luar angkasa berisi Kal-El alias Superman yang masih bayi, dikirimkan oleh kedua orangtuanya agar si anak semata wayang bisa hidup di tempat yang lebih aman.

Sama seperti para pemilik "anabul" alias "anak bulu" lainnya, Superman atau Clark Kent sangat menyayangi Krypto dan memperlakukan seperti anaknya sendiri, sampai membuat rekan-rekan Justice League tak bisa berkata-kata.

Baca juga: Aktor Chris Hemsworth hingga Christian Bale soal film "Thor: Love and Thunder"

Krypto, yang sejak bayi menemani Superman, juga menganggap dirinya adalah sahabat satu-satunya Superman. Anjing yang bisa terbang dan memiliki kekuatan super seperti pemiliknya ini merasa tak butuh teman lain, lagipula dia juga tidak terbiasa bertingkah seperti anjing biasa. Rasa cemburu mulai tumbuh ketika melihat sahabatnya dekat dengan gadis bernama Lois Lane.

 
DC League of Super-Pets (HO/Warner Bros)


Persahabatan mereka diuji ketika Superman dan para pahlawan super lain disandera oleh Lulu, guinea pig atau tikus belanda botak (Kate McKinnon), yang ada kaitannya dengan Lex Luthor (Marc Maron), musuh dari Superman.

Krypto berusaha menyelamatkan sahabatnya dengan bantuan sekelompok hewan di tempat penampungan yang mendadak dikaruniai kekuatan super. Ada Ace the Bat-Hound, anjing super kuat yang bisa selamat melewati marabahaya apa pun (Kevin Hart), PB si babi "insecure" yang bisa mengubah-ubah ukuran tubuhnya (Vanessa Bayer), Merton McSnurtle si kura-kura yang punya kekuatan bergerak secepat kilat (Natasha Lyonne), dan Chip si tupai merah (Diego Luna) yang punya kekuatan listrik.

Sutradara Jared Stern mengungkapkan ide ceritanya bermula dari pengalaman sang istri yang menjadi relawan di penampungan hewan. Dia melihat ada banyak anak kucing lucu di ruangan depan yang rasanya akan dengan cepat diadopsi, tapi ada juga binatang lain yang sudah berumur ditempatkan di ruang belakang, yang mungkin nasibnya tak seberuntung anak-anak kucing menggemaskan. Stern berpikir, bagaimana bila binatang-binatang yang tak kunjung menemukan pengadopsi itu mendapatkan kekuatan super?

Para pengisi suara sangat berperan penting dalam menghidupkan karakter-karakter menarik di "DC League of Super-Pets". Karakter dari para pengisi suara yang terpilih memang disesuaikan dengan ciri khas tiap binatang di film ini. Suara berwibawa Dwayne Johnson cocok dengan Krypto, begitu pula dengan gaya bicara tengil Kevin Hart yang terasa menyatu dengan tokoh Ace.

Dialog serius berujung senda gurau antara duo Krypto dan Ace yang kerap bicara dengan gaya sinis betul-betul menggelitik. Dwayne Johnson mengatakan, hubungan yang diperlihatkan oleh Krypto dan Ace dalam film sebetulnya serupa dengan hubungan kedua aktor di kehidupan nyata. Ketulusan persahabatan mereka selama hampir satu dekade terasa otentik di layar.

Binatang super lainnya juga menyumbangkan adegan-adegan lucu, seperti PB yang merupakan penggemar berat dari Wonder Woman, Merton yang rabun tapi santai dan Chip si penakut tukang panik.

Satu hal yang membuat film ini jadi lebih ramah untuk penonton belia adalah karakter antagonis yang ditampilkan hadir lewat binatang-binatang yang imut. Ini membuat adegan-adegannya tetap terlihat jauh dari seram, cenderung menggelikan, ketika si tokoh antagonis mulai beraksi menjalankan rencana jahat.


Sebut saja Lulu si tikus belanda yang punya tekad untuk menguasai dunia sejak dijadikan hewan percobaan Lex Luthor, geng tikus belanda yang jadi antek-antek Lulu (suaranya diisi oleh Thomas Middletditch dan Ben Schwartz) serta Whiskers, anak kucing dengan suara manis yang bisa menembakkan senjata lewat ekor dan kumisnya.

Penonton yang terbahak-bahak sepanjang film bukan cuma anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang terhibur dengan dialog penuh permainan kata di sana-sini, salah satunya referensi yang merujuk ke "lapak sebelah" alias semesta dari Marvel.

Salah satunya ketika Clark Kent menyetrika kemeja dan berseloroh dirinya juga cocok dipanggil Pria Setrika, yang bila diterjemahkan ke bahasa Inggris mengacu ke pahlawan super ternama dari semesta berbeda. Kebetulan, si pengisi suara Superman adalah John Krasinski juga baru saja muncul di film Marvel "Doctor Strange in the Multiverse of Madness" sebagai Reed Richards alias Mr. Fantastic.

Penonton yang tak asing dengan kisah DC Comics juga bakal terhibur dengan detail yang merujuk kepada hubungan para pahlawan super di Justice League. Rivalitas antara Superman dan Batman disajikan lewat detail yang lucu.

Meski porsi cerita didominasi oleh petualangan para binatang, kemunculan pahlawan super lain seperti Batman yang suaranya diisi oleh Keanu Reeves tetap mencuri perhatian. Tingkah Batman yang muram dan bertolak belakang dengan nuansa film justru menjadi sumber tawa, apalagi ditambah dengan Ace yang tak mau kalah memamerkan kisah hidupnya yang menyedihkan.

Di balik adegan seru di mana anjing, babi, kura-kura, tikus belanda dan kucing saling bertempur dengan kekuatan unik, pada akhirnya film yang disutradarai Jared Stern ini menekankan pentingnya persahabatan dan keluarga serta apa artinya menyayangi seseorang. Jika Anda ingin menikmati kisah yang diangkat dari DC Comics dengan gaya lebih ringan dan penuh tawa dan warna, "DC League of Super-Pets" patut untuk masuk ke dalam daftar tontonan.