Lautaro Martinez batal bela timnas Argentina karena positif COVID-19

id Lautaro Martinez,Argentina,Kualifikasi Piala Dunia 2022,Inter,Lionel Scaloni,Fiorentina,Juventus,berita sumsel, berita palembang, antara palembang

Lautaro Martinez batal bela timnas  Argentina karena positif COVID-19

Pemain sepak bola asal Argentina Lautaro Martinez melakukan selebrasi setelah mencetak gol pertama saat bertanding melawan Venezuela dalam kualifikasi Piala Dunia di Estadio Olimpico, Caracas, Venezuela, Kamis (2/9/2021). REUTERS/Edilzon Gamez/rwa/cfo

Jakarta (ANTARA) - Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez harus batal membela timnas Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol setelah dinyatakan positif terpapar COVID-19, Senin waktu setempat.

Dikutip dari football-italia, Selasa, Lautaro Martinez dipastikan absen membela Argentina ketika menghadapi Venezuela dan Ekuador karena harus menjalani isolasi mandiri.

Meski begitu, kehilangan Lautaro Martinez tak akan terlalu membebani Argentina karena skuad asuhan pelatih Lionel Scaloni tersebut telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.

Sebagaimana diumumkan oleh asosiasi sepak bola Argentina dan Inter, Lautaro diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes yang ia lakukan pada hari Minggu lalu, sebelum keberangkatannya ke tempat pemusatan latihan Albiceleste.

Saat ini, Lautaro akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh protokol kesehatan setempat dan akan menjalani isolasi di kediamannya.
 
"Inter mengumumkan bahwa tes Lautaro Martinez hari Minggu menunjukkan hasil positif COVID-19 sebelum jadwal keberangkatan ke Argentina untuk bergabung dengan tim nasionalnya. Sang penyerang akan mengikuti peraturan kesehatan publik," tulis pernyataan resmi Inter.

Pihak Inter tentu mengharapkan pemain berusia 24 tahun akan tersedia pada 3 April mendatang untuk menghadapi laga melawan Juventus pada pekan ke-31 Liga Italia.

Pada akhir pekan lalu, Lautaro tercatat bermain selama 74 menit ketika Inter ditahan imbang oleh Fiorentina dengan skor 1-1, hal ini membuat pemain lain di laga tersebut berisiko turut terpapar COVID-19.