
BIN Daerah Sumsel alokasikan 5.000 dosis vaksin ke Kabupaten OKU

Baturaja (ANTARA) - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) mengalokasikan sebanyak 5.000 dosis vaksin COVID-19 ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumsel guna mendukung percepatan program vaksinasi di wilayah itu.
"Ribuan dosis vaksin yang dialokasikan untuk Kabupaten OKU merupakan vaksin dosis kedua untuk anak usia 6-11 tahun," kata Kepala BIN Daerah Sumsel, Brigjend TNI Armansyah, melalui Kaposda OKU Raya, Slamet Wibowo di Baturaja, Senin.
Dia menjelaskan, 5.000 dosis vaksin Sinovac yang dialokasikan tersebut merupakan pendistribusian kedua kalinya untuk Kabupaten OKU di tahun 2022.
"Januari kemarin 4.000 dosis, dan untuk bulan Februari ini kami alokasi kembali sebanyak 5.000 dosis," kata dia.
Pengalokasian ini sebagai bentuk komitmen BIN Daerah Sumsel dalam membantu pemerintah untuk percepatan program pencapaian target vaksinasi khususnya bagi anak-anak.
BIN Daerah Sumsel akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan Pemkab OKU melalui dinas terkait agar persediaan dosis vaksin mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah itu.
"Untuk Kabupaten OKU sendiri sudah lebih dari 20.000 dosis vaksin COVID-19 yang telah kami alokasikan sejak tahun 2021," ujarnya.
Bahkan, pihaknya turut membantu pemerintah daerah menggencarkan program vaksinasi bagi masyarakat di tiga kabupaten meliputi OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.
"Kami juga turun ke desa-desa dan sekolah untuk memastikan program vaksinasi berjalan maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan OKU, Andi Prapto mengapresiasi bantuan vaksin yang dialokasikan oleh BIN Daerah Sumsel untuk membantu mempercepat target pencapaian program vaksinasi di wilayahnya.
Berdasarkan data hingga saat ini cakupan program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten OKU baru mencapai 0,5 persen untuk dosis kedua dan 77,83 dosis pertama dari 41.028 target sasaran.
Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
