Logo Header Antaranews Sumsel

Wawako Palembang prihatin banyak bangunan halte bus rusak

Sabtu, 26 Juni 2021 17:30 WIB
Image Print
Dokumen - Petugas Dinas Perhubungan Kota Palembang melakukan perawatan Halte di Jalan Arivai Palembang,Sumsel, Selasa (11/3). (ANTARA/14/Feny Selly/Aw)
Berdasarkan pengecekan di lapangan beberapa hari terakhir, ditemukan beberapa bagian bangunan halte bus yang sengaja dirusak orang-orang iseng dan dicoret dengan cat semprot, padahal fasilitas umum ini seharusnya dijaga bersama agar bisa selalu digun

Palembang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palembang, Sumatera Selatan, Fitrianti Agustinda mengimbau warga kota setempat tidak merusak halte bus yang dibangun untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna angkutan umum.

"Berdasarkan pengecekan di lapangan beberapa hari terakhir, ditemukan beberapa bagian bangunan halte bus yang sengaja dirusak orang-orang iseng dan dicoret dengan cat semprot, padahal fasilitas umum ini seharusnya dijaga bersama agar bisa selalu digunakan dalam kondisi baik," kata Fitrianti di Palembang, Sabtu.

Untuk menjaga halte bus tetap bisa digunakan dengan baik dan nyaman , selain mengajak warga untuk bersama-sama memeliharanya, pihaknya memprogramkan perbaikan secara bertahap sejumlah halte bus yang mengalami kerusakan parah.

"Sekarang ini mulai banyak halte yang mengalami kerusakan, namun karena keterbatasan dana dilakukan perbaikan secara bertahap dengan prioritas yang kondisi kerusakannya sangat parah dan tidak layak untuk digunakan masyarakat saat menunggu memanfaatkan pelayanan jasa angkutan umum," ujarnya.

Dia menjelaskan, kota ini memiliki 249 unit halte bus, sebagian besar kondisinya mulai mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat.

Halte yang mengalami kerusakan berat sekarang ini sedang dilakukan pendataan untuk dimasukkan dalam program perbaikan prioritas.

"Perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran dana yang tersedia, namun tidak menutup kemungkinan perbaikannya bisa dilakukan pihak ketiga," ujar dia.

Jika ada pihak perusahaan atau lainnya yang ingin berpartisipasi memperbaiki halte bus, pihaknya menyambut baik dan akan memberikan kesempatan membuat desainnya serta memasang logo perusahaan atau pihak yang melakukan perbaikan.

Perbaikan halte dengan dana APBD akan membutuhkan waktu lama dan menyedot anggaran yang cukup besar.

Untuk mempercepat mengatasi masalah kerusakan halte bus di kota ini, pihaknya mengharapkan dukungan pihak ketiga dalam melakukan peningkatan pelayanan kepada pengguna jasa angkutan umum itu, kata wawako.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026