Logo Header Antaranews Sumsel

Palembang minta poskomandu kelurahan deteksi B117

Sabtu, 13 Maret 2021 08:25 WIB
Image Print
Satgas "Ayam Jago" menyemprotkan cairan disinfektan di halaman rumah warga kampung tangkal COVID-19 Lorong Mari, Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (6/9/2020) (ANTARA/Nova Wahyudi/20)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Kota Palembang meminta pos komando terpadu di setiap kelurahan mampu mendeteksi indikasi penyebaran varian virus corona B117 seiring dengan pengembangan kasus yang masih diteliti.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Jumat, mengatakan pos komando terpadu (poskomandu) yang semula dibentuk untuk menekan penularan COVID-19 saat ini juga harus mengantisipasi penyebaran varian B117.

"Dinas Kesehatan dengan seluruh puskesmasnya harus proaktif jemput bola jika ada laporan orang-orang yang bergejala corona B117," ujarnya.

Dia mengatakan poskomandu di 107 kelurahan harus memastikan 3T (tracing, testing, treatment) terus dilaksanakan dan protokol kesehatan tetap diterapkan oleh unit-unit layanan publik dan pusat hiburan di daerah masing-masing.

Ia meminta Satpol PP Palembang beserta tim gabungan menggencarkan razia protokol kesehatan, terutama ke acara pernikahan serta pasar-pasar, dengan pembagian zona Seberang Ilir dan Seberang Uu.

Pemkot Palembang juga terus mengintensifkan koordinasi ke berbagai pihak dari tingkat kepala dinas hingga ketua RT pasca-temuan kasus B117 pertama di wilayah tersebut.

Semua pemangku kepentingan siap mengantisipasi penularan varian B117, kata dia, karena Perwali Kota Palembang Nomor 27 Tahun 2020 tentang adaptasi kenormalan baru pada dasarnya masih berlaku dan searah dengan tujuan menekan penyebaran varian virus tersebut.

"Pada tahap ini kami tidak jenuh-jenuhnya menyosialisasikan protokol kesehatan," kata Dewa.

Ia juga meminta masyarakat meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi karena upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa peran serta masyarakat.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026