Kain Gambo Muba rambah produk nonfesyen

id kain,kain gambo,gambo muba,tekstil,funiture,interior

Kain Gambo Muba rambah  produk nonfesyen

Gerai Savana Furniture yang memanfaatkan kain Gambo Muba pada pameran di JCC, Jakarta, beberapa waktu lalu.(ANTARA/HO/19)

Palembang (ANTARA) - Kain khas daerah Gambo Muba asal Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, merambah produk nonfesyen dengan mulai digunakan untuk bahan industri interior.

Inisiator pengembangan kain Gambo Muba, Thia Yufada, Senin, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin telah mengandeng perusahaan furniture internasional Savana Furniture untuk mengembangkan potensi ini.

“Motif kain dari Gambo Muba ini sangat unik, sehingga tidak hanya sebatas dijadikan bahan pakaian tapi juga bisa untuk mempercantik interior seperti untuk bantal kursi, hiasan dinding, dan lainnya,” kata istri Bupati Musi Banyuasin ini.

Ia mengatakan untuk mempromosikan produk baru ini, Pemkab Musi Banyuasin mengikuti pameran furniture untuk hotel di Jakarta Convetion Center, Jakarta, belum lama ini.

Momen pameran yang diikuti pelaku industri furniture dan perhotelan skala Asia ini, juga dimanfaatkan Pemkab Muba untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-63 Kabupaten Muba dengan menggelar peragaan busana.

Dalam pameran tersebut, Pemkab Muba berkeinginan memperluas jangkauan pasar dan kreativitas produsen Gambo Muba, sembari mempertegas eksistensi karya ramah lingkungan ini dalam peta tekstil Indonesia.

"Lewat pameran kali ini, kami suarakan pada masyarakat luas bahwa Muba konsisten mengusung prinsip keberlangsungan/ sustainability,” kata dia.

Menurut Thia, terdapat potensi ekonomi yang menjanjikan jika akhirnya Kain Gambo Muba ini dapat merebut pasar perhotelan di Tanah Air. “Order akan dilakukan dalam jumlah besar karena jumlah kamarnya banyak, ini yang kami tunggu-tunggu,” kata dia.

Ia mengatakan, Pemkab Musi Banyuasin sejak setahun terakhir fokus pada peningkatan kualitas produk dan promosi. Sementara pada 2019 berupaya meningkatkan kuantitas penjualan.

Target ini sangat mungkin tercapai karena kain yang menggunakan pewarna alami getah gambir ini dapat diaplikasikan dengan bahan-bahan industri interior, misalnya bahan velvet interior, vitrage, tenun dan linen.

Namun, produk yang dihasilkan ini masih awal sehingga perlu dilakukan banyak kolaborasi dengan para desainer.

"Kami sengaja meluaskan lini produk Gambo ini tak lain demi keberlangsungan industri Gambo Muba yang menjadi sumber penghasilan tambahan keluarga di desa-desa," kata dia.

 
Pewarta :
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar