Logo Header Antaranews Sumsel

Menteri Arief Yahya: Tak ada turis telantar di Lombok

Kamis, 9 Agustus 2018 00:36 WIB
Image Print
Menteri Pariwisata Arief Yahya didamping pejabat PT Angkasa Pura II. (Foto ANTARA News Sumsel.com/Yudi Abdullah/18)
...Informasi yang beredar itu tidak benar. Perlu saya luruskan bahwa hingga kini semua wisatawan asing yang berlibur di Lombok dan beberapa daerah lain sudah dievakuasi ke daerah aman...

Palembang, (ANTARA News Sumsel) - Menteri Pariwisata Arief Yahya membantah kabar bahwa 50 turis mancanegara telantar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pascagempa bumi tujuh skala Richter yang terjadi pada Minggu (5/8).

"Informasi yang beredar itu tidak benar. Perlu saya luruskan bahwa hingga kini berdasarkan informasi dari petugas di lapangan semua wisatawan asing yang berlibur di Lombok dan beberapa daerah lain sudah dievakuasi ke daerah aman," kata Arief Yahya seusai meresmikan Tourist Information Center (TIC) Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu.

Menurut dia, warga negara asing yang hingga kini masih berada di Lombok dan sekitarnya bukannya wisatawan yang berkunjung untuk berlibur.

Arief menjelaskan, mereka sudah lama berada di NTB untuk berbagai kepentingan, misalnya pekerjaan, sehingga tetap memilih tetap berada di daerah tersebut.

Dia menjelaskan, berdasarkan data, wisatawan asing yang berada di NTB sudah dievakuasi ke berbagai daerah aman dari gempa sesuai dengan permintaan mereka sekitar 7.000 orang.

"PAda hari pertama terjadi gempa bumi di NTB, telah dilakukan evakuasi sekitar 3.000 wisatawan asing, dan sekitar 4.000 orang beberapa hari berikutnya," ujarnya.

Berdasarkan kegiatan evakuasi itu tidak ada wisatawan asing yang berlibur di Lombok dan beberapa daerah di NTB lainnya yang meninggal dunia akibat gempa.

Wisatawan dievakuasi kei tiga daerah yang aman dari benca alam itu yakni Bali, Surabaya, dan Jakarta, kata Menteri Pariwisata.



Pewarta:
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026