
IDAI persiapkan tenaga imunisasi MR

Palembang (ANTARA News Sumsel) - Untuk mensukseskan imunisasi measles dan rubella yang akan digelar 1 Agustus - 30 September Ikatan Dokter Anak Indonesia menyiapkan tenaga kesehatan yang profesional melalui seminar advokasi kampanye imunisasi MR fase II dan surveilans PD3I.
"Ini bentuk dukungan ikatan dokter anak indonesia terhadap program pemerintah dengan memberikan penyegaran kepada tenaga kesehatan baik dokter umum, dokter spesialis anak, bidan dan perawat," ujar Ketua IDAI Cabang Sumsel dr Silvia Triratna SpA (K) di Palembang, Minggu.
Dengan mempersiapkan tenaga kesehatan lebih profesional diharap bisa menyukseskan kampanye imunisasi MR fase II dan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai surveilans PD3I.
"Dengan diberikan bekal ilmu setidaknya tenaga kesehatan bisa menjawab berbagai pertanyaan orang tua dan masyarakat mengenai imunisasi," katanya.
Dia menerangkan imunisasi MR ini penting diberikan anak usia 9 bulan dan kurang dari 15 tahun yang bisa mencegah penyakit campak dan komplikasi yang berat seperti radang paru, radang otak, dan diare yang dapat menyebabkan kematian.
Program MR fase II di 28 provinsi menargetkan 31.963.000 anak.
Imunisasi rubela untuk mencegah penularan penyakit rubela dari anak ke ibu hamil yang ada disekitarnya.
"Penyakit rubella pada ibu hamil muda hingga usia kehamilan 4 bulan mengakibatkan kecacatan pada bayi yang dilahirkan," jelasnya.
Pewarta: Kiki Wulandari
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
