Logo Header Antaranews Sumsel

Damri Palembang siagakan 75 armada bus mudik

Kamis, 7 Juni 2018 14:03 WIB
Image Print
Sejumlah penumpang hendak masuk ke dalam Bus Damri di Terminal Damri Jalan Kolonel H. Burlian Palembang, Kamis (7/6/18). Sejumlah penumpang memilik mudik lebih awal pada lebaran tahun ini menghindari kemacetan dijalan. (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)

Palembang (ANTARA News Palembang) - Perum Damri Cabang Kota Palembang menyiagakan 75 armada bus antar kota antar provinsi untuk angkutan mudik mulai H-8 hingga H+8 lebaran.

"Mulai H-8 ini kami siapkan 75 armada bus keberangkatan dari palembang, kalau hari biasa cuma 56 unit, prediksi kami sih tahun ini jumlah pemudik meningkat utamanya tujuan Pulau Jawa," kata General Manager Perum Damri Kantor Cabang Palembang Suranto, Kamis.

Menurutnya jumlah pemudik diprediksi naik 25 persen dari musim mudik tahun 2017, apalagi dalam pengamatan pihaknya masyarakat sudah merasa nyaman dengan kualitas pelayanan dan fasilitas armada Damri.

Pihaknya sendiri menyediakan 6.000 lembar tiket mulai H-8 hingga H+8 lebaran, dimana sebagian besar sudah terjual lewat pemesanan online untuk keberangkatan tanggal 8 - 9 Juni 2018.

General Manager Perum Damri Kantor Cabang Palembang Suranto, Kamis (7/6/18). (ANTARA News Sumsel/Aziz Munajar/Erwin Matondang/18)
Dia menjelaskan lonjakan penumpang di Terminal Damri Palembang Jalan Kolonel H. Burlian diperkirakan mulai H-6 lebaran karena jadwal cuti bersama lebih awal dari tahun sebelumnya.

"Untuk kapasitas bus yang kami siapkan itu 40-45 kursi, full AC dan toilet, tidak ada pembatasan barang penumpang, apabila nanti ada lonjakan signifikan penumpang, kami bisa memperpanjang jam operasional dan penambahan armada, tergantung kebutuhan yang diperlukan," Ujar Suranto.

Selain itu pihaknya sudah memastikan kesiapan armada bus sejak dua bulan lalu dengan pengecekan surat-surat kendaraan, uji kelaikan, rekrutmen sopir yang jelas lewat pemeriksaan ketat.

Ia menambahkann sebelum berangkat para sopir akan di cek kondisi kesehatan, khususnnya pendeteksian dini konsumsi narkoba yang acapkali menjadi permasalahan sopir bus, bahkan jika bus tiba di terminal-terminal pemberhentian para sopir akan di cek ulang.

"Sementara kami turut menambah jumlah armada bus yang siaga di Pelabuhan Tanjung Api-api, biasanya hanya 5 - 6 unit, pada musim mudik tahun ini siagakan 20 unit kapasitas 40 orang," Tambah Suranto.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026