Logo Header Antaranews Sumsel

Penjualan mukena meningkat

Jumat, 1 Juni 2018 14:09 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang pedagang merapikan mukena di pasar Tanah Abang, Jakarta. (ANTARA FOTO /Nailin In Saroh)

Baturaja (ANTARA News Sumsel) - Penjualan mukena di Pasar Baru Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mengalami peningkatan hampir mencapai satu kodi setiap hari yang terjual selama bulan suci Ramadhan 2018.

"Dibanding hari biasa butuh waktu sekitar satu pekan untuk menjual satu kodi berisi 20 lembar mukena," kata salah seorang pedagang pakaian di kawasan Pasar Baru Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Ambar di Baturaja, Jumat.

Ia mengatakan, berkah bulan suci Ramadhan tahun ini berdampak pada penjualan mukena di toko pakaian tersebut dengan penjualan hampir mencapai rata-rata satu kodi laku terjual setiap harinya.

Mukena yang laris di pasaran saat ini yaitu jenis bahan baliku, sutra, parasut dan mukena berbahan katun yang dipasoknya dari agen pemasok di daerah Tanah Abang Jakarta.

Untuk harga mukena yang dipatok pedagang, kata dia, kisaran antara Rp90.000 hingga Rp120.000 setiap mukena tergantung kualitas dari bahan pakaian berhijab tersebut.

"Pembeli mukena ini sebagian besar masyarakat yang datang dari beberapa kecamatan di OKU seperti Kecamatan Batumarta, Peninjauan, Kedaton, dan Ulu Ogan," kata Mey pemilik toko pakaian muslim lainnya menambahkan.

Selain mukena, lanjut dia, penjualan pakaian muslim saat ini juga meningkat mencapai sekitar 25-30 lembar baju gamis dengan harga kisaran Rp120.000 yang terjual setiap harinya sejak sepekan terkahir.

"Alhamdulillah sekarang penjualan busana muslim mulai meningkat," katanya.

Sebelumnya, kata dia, sepekan menjelang bulan puasa penjulaan baju muslim tersebut sempat turun drastis bahkan nyaris tidak laku di pasaran.

"Seminggu menjelang puasa baju muslim yang lalu terjual paling hanya sekitar 2-3 lembar pakaian," ujar dia seraya menambahkan pakaian muslim tersebut dipasok dari agen di daerah Tanah Abang Jakarta.



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026