Jembatan kurup di OKU akan diperlebar

id jembatan kurup oku,pelebaran jembatan,jembatan,dinas perhubungan,balai besar jalan,pembangunan jembatan

Dokumen - Perbaikan jembatan (ANTARA News Sumsel)

Baturaja  (ANTARA News Sumsel) - Jembatan di Desa Kurup Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada tahun ini akan diperlebar agar kendaraan dari wilayah setempat menuju Kota Palembang lebih mudah saat melewati fasilitas penyeberangan tersebut.

"Karena jembatan itu kecil sehingga kendaraan yang melintas terpaksa antri karena tidak bisa dilewati secara bersamaan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ogan Komering Ulu (OKU), Aminilson di Baturaja, Kamis.

Pelebaran jembatan tersebut, kata dia, dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Sumsel sebagai pihak pelaksana pengerjaannya.

"Pengerjaan pelebaran jembatan ini rencananya mulai dilaksanakan pada April 2018," kata dia.

Sehubungan dengan pembangunan jembatan yang merupakan fasilitas milik negara tersebut, pihaknya diminta untuk mengamankan jalan lingkar cor beton yang menjadi lokasi pengalihan arus lalulintas.

"Mengingat kondisi jalan cor beton sempat amblas beberapa waktu lalu namun sudah dilakukan perbaikan," ujarnya.

Selama pengerjaan dilakukan seluruh arus lalulintas yang melewati jembatan tersebut khususnya kendaraan roda empat akan dialihkan ke jalan lingkar cor beton Batukuning-Kurup.

Pengalihan yang dilakukan oleh pihaknya itu mengingat di kiri atau kanan jembatan tidak ada akses jembatan darurat untuk dilewati selama pengerjaan pelebaran jembatan dilaksanakan.

"Kecuali kendaraan roda dua dan pejalan kaki nantinya disiapkan jembatan darurat yang saat ini sedang dikerjakan oleh pihak kontraktor," ungkapnya.

Selain telah melakukan sosialisasi pengumuman lewat media elektronik, pihaknya juga akan memasang spanduk himbauan di tiga titik yaitu disimpang empat Sukajadi, persimpangan Lubuk batang dan Desa Kurup.

"Kita himbau untuk perusahaan-perusahaan yang kendaraannya kerap melintas di jalan cor beton terutama kendaraan bertonase lebih dari delapan ton untuk sama-sama memelihara jalan ini," kata dia.
Pewarta :
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar