Logo Header Antaranews Sumsel

Dishub Sumsel periksa kesehatan sopir bus AKAP

Kamis, 21 Desember 2017 20:03 WIB
Image Print
Ilustrasi - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menempelkan stiker angkutan mudik Lebaran di Terminal Alang Alang Lebar Palembang. (Foto Antarasumsel.com/13/Feny Selly/Aw)
...Selain melakukan pemeriksaan kelaikan jalan bus dilakukan juga pemeriksaan kesehatan sopir agar mereka bisa melayani masyarakat secara prima...

Palembang (ANTARA Sumsel) - Dinas Perhubungan Sumatera Selatan melakukan pemeriksaan kesehatan pengemudi bus angkutan umum Antarakota Dalam Provinsi dan Antarkota Antarprovinsi untuk mempersiapkan angkutan darat itu menghadapi perayaan Natal, Tahun Baru, dan liburan sekolah akhir 2017 ini.

Selain melakukan pemeriksaan kelaikan jalan bus Antarakota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP), dilakukan juga pemeriksaan kesehatan sopir bus agar mereka bisa melayani masyarakat yang akan mudik dan liburan akhir tahun secara prima, kata Plt Kepala Dishub Sumsel Nelson Firdaus, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, menjelang akhir tahun, seperti biasanya terjadi peningkatan penumpang bus terutama ke berbagai daerah di Pulau Jawa dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas.

Sebagai langkah antisipasi dan meminimalkan kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa/luka-luka, perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh baik kondisi kelaikan jalan kendaraan maupun pengemudinya.

"Kondisi kendaraan harus laik jalan, begitu juga dengan sopirnya harus sehat dan dipastikan tidak dalam pengaruh narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya saat mengemudikan kendaraannya," ujar Nelson.

Sementara Kabid Angkutan Dishub Sumsel Fansuri menambahkan untuk menyiapkan angkutan Natal, Tahun Baru, dan liburan sekolah pada penghujung 2017 ini, sejak dua pekan terakhir pihaknya melakukan pengecekan kelaikan jalan bus dan kesehatan sopirnya,

Dalam pemeriksaan terhadap ratusan bus AKDP dan AKAP di Terminal Karya Jaya Kertapati dan Alang Alang Lebar KM 12 Palembang, pihaknya menemukan tranportasi umum yang tidak laik jalan.

Saat pemeriksaan "ramp check" kesiapan angkutan umum ditemukan banyak yang dalam kondisi kaca bagian depan retak, kembang ban tipis, karoseri kurang terawat, dan gangguan pada sistem pengereman.

Kendaraan yang ditemukan terdapat permasalahan itu diminta untuk melakukan perbaikan sebelum melayani penumpang karena jika dibiarkan beroperasi dalam kondisi bermasalah itu sangat membahayakan bagi pengemudi itu sendiri dan penumpangnya.

Bus AKDP dan AKAP yang telah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan petugas dalam kondisi laik jalan, diberikan stiker sebagai tanda angkutan umum itu siap melayani masyarakat yang akan merayakan hari besar keagamaan itu dan liburan sekolah, kata dia pula.



Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026