Pertandingan dramatis kualifikasi piala dunia

id piala dunia, tim uruguay, argentina, colombia, Gaston Silva , messi

Bintang sepak bola Argentina Lionel Messi (FOTO ANTARA/Reuters)

Buenos Aires  (Antara/Reuters) - Uruguay, Argentina, dan Kolombia lolos ke Piala Dunia tahun depan pada Selasa setelah pertandingan-pertandingan putaran akhir kualifikasi zona Amerika Selatan yang dramatis yang juga menghasilkan Peru mengunci tiket playoff untuk bertemu Selandia Baru.

Brazil telah terlebih dahulu lolos sebagai juara grup.

Argentina, finalis tiga tahun silam namun berada di luar empat besar selama kualifikasi menjelang pertandingan mereka melawan Ekuador, tertinggal terlebih dahulu pada menit pertama namun Lionel Messi menyumbang trigol untuk menjamin timnya mendapatkan tiga tiket kualifikasi otomatis yang masih diperebutkan.

Uruguay juga tertinggal terlebih dahulu melalui gol bunuh diri dari Gaston Silva pada menit ke-24, namun mereka mampu bangkit dengan dua gol pada masing-masing babak untuk mengamankan peringkat kedua di grup Amerika Selatan yang berisi sepuluh tim di bawah juara dunia lima kali Brazil.

Martin Caceres, Edinson Cavani, dan dua gol Luis Suarez membawa tim tuan rumah balik memimpin sebelum gol bunuh diri Diego Godin mengubah skor menjadi 4-2.

Gol di babak kedua dari Paolo Guerrero membawa Peru mendapatkan kesempatan untuk tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1982, ketika tendangan bebas briliannya di Lima membatalkan gol pembukaan dari James Rodriguez.

Peru melaju ke playoff untuk berhadapan dengan juara Oseania Selandia Baru.

Juara dunia lima kali Brazil telah memastikan diri lolos sebelum mereka menang 3-0 di Sao Paulo atas Chile, yang gagal melaju.

Tiga gol dibukukan mereka di babak kedua, satu dari Paulinho dan dua gol dari Gabriel Jesus, ketika sang pemuncak klasemen memperpanjang laju tidak terkalahkan mereka di kualifikasi menjadi 17 pertandingan.

Paraguay juga tersingkir ketika mereka kalah 0-1 dari tim juru kunci Venezuela.
Pnerjemah : H-RF/A.R.A Adipati/B. Situmorang

Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar