Sate ayam diserbu di Oxford

id sate, Cowley Road Carnival, Thomas Siregar, KBRI London, Komunitas Indonesia, masakan padang, nasi goreng, telur balado, mie bakso, es cendol

Kuliner Sate (Foto Antarasumsel.com)

London (Antarasumsel.com) -Stand makanan Indonesia yang menyajikan sate ayam dan kambing, rendang dan masakan padang, nasi goreng dan telur balado serta mie bakso dan es cendol diserbu masyarakat Inggris yang mengenal kuliner Indonesia.

Minister Counsellor KBRI London Thomas Siregar kepada Antara London, Rabu mengatakan  KBRI London bekerja sama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Oxford serta Komunitas Indonesia di Oxford berpartisipasi pada kegiatan Cowley Road Carnival diadakan oleh
Oxford City Council, pada akhir pekan lalu.

Karnival merupakan kegiatan komunitas terbesar di kota Oxford yang diadakan setiap tahun. Tidak kurang dari 45.000 orang dari berbagai kota di Inggris mendatangi acara yang menjadi ajang pagelaran musik, kuliner serta beragam sajian seni budaya dari berbagai belahan dunia.

Komunitas Indonesia di Oxford berpartisipasi pada  kegiatan karnival yang berlangsung selama 16 tahun ini sejak tahun 2013. Indonesia menampilkan beberapa  makanan yang digemari masyarakat Inggris diantaranya sate ayam dan kambing, rendang dan masakan padang, nasi goreng dan telur balado serta mie bakso dan es cendol. Stand Indonesia diserbu masyarakat Inggris yang  mengenal kuliner Indonesia.

Dalam carnaval itu, Indonesia menampilkan tari Bali dan permainan angklung,  pengunjung mengerubungi boneka raksasa Komodo yang dipajang dan berfoto disebelah Komodo.

Indonesia juga memperkenalkan cara membatik dibimbing Ardana, mahasiswi jurusan Manajemen Media dari Universitas Cardiff,. Mahasiswi program master  berasal dari Pekalongan  membimbing warga Inggris yang  antri mencoba menggoreskan canting pada kain-kain ¿     Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar memimpin Tim Indonesia dalam parade sepanjang jalan Cowley, menyampaikan kebanggaan dengan kekompakan PPI Oxford dan Komunitas Indonesia di Oxford yang mengenakan pakaian daerah dan batik sambil memainkan angklung dan melambai bendera Merah Putih.

Pawai dimulai pada pukul 12.30 dibawah terik matahari tidak dirasakan Tim Indonesia sepanjang jalan  menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung, Bangun Pemuda Pemudi, Garuda Pancasila dan lagu-lagu perjuangan lainnya. .  

KBRI London mendukung partisipasi Komunitas Indonesia di Oxford pada kegiatan Cowlew Road Carnival merupakan sarana  efektif dalam mempromosikan Seni dan Budaya Indonesia yang beragam .

Diharapkan  pada tahun  mendatang  melibatkan instansi yang memiliki kapasitas seni dan budaya dari Indonesia seperti Kementerian Pariwisata, Badan Ekonomi Kreatif atau Dinas-dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah Daerah di Indonesia agar dapat ditampilkan sajian seni-budaya Indonesia dalam skala yang lebih masif.
Pewarta :
Editor: Ujang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar